

Kondisi puluhan los dan lapak di Pasar Youtefa tampak rusak dan terlihat kumuh karena banyak yang tak lagi digunakan saat difoto Rabu, (15/1). Lapak-lapak ini nantinya akan ditata kembali. (Foto: Jimi cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura Jayapura melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) berencana akan menata kembali Pasar Induk Youtefa yang berlokasi di kelurahan Asano, distrik Abepura.
Penataan tersebut dilakukan agar pasar induk tersebut terlihat rapi dan tidak kumuh. Beberapa bangunan kios yang telah kumuh dan bahkan dialih fungsi oleh oknum tertentu akan direncanakan digusur.
Hal tersebut diungkapkan oleh Suhardi (45) salah seorang pedagang di pasar tersebut. Ia menyampaikan hal tersebut karena mendengar informasi dari para petugas kebersihan yang bekerja di tempat itu.
“Rencananya saya dengar itu di Pasar Youtefa bagian belakang itu akan direnovasi oleh Pemkot. Semua bangunan kosong atau kios-kios kosong yang ada itu akan di ratakan karena mau ditata kembali,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (15/1) sore.
Lapak atau bangunan los ini bisa dibilang sudah belasan tahun tidak digunakan. Akhirnya hampir semuanya rusak dan tak layak digunakan lagi. Lokasinya sepi, rawan tindak kriminal dan berbau tak sedap.
Dirinya pun sangat setuju jika pemerintah punya niat untuk melakukan hal tersebut, artinya pemerintah punya kepedulian terhadap masyarakat terutama pedagang. Diakuinya telah 11 tahun lamanya ia berdagang dipasar tersebut, segala suka-duka telah ia lalui, termasuk banjir jika intensitas hujan tinggi di Kota Jayapura.
Page: 1 2
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…
‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…