Categories: BERITA UTAMA

Dua Warga Terluka, Polisi Berikan Tembakan Peringatan

JAYAPURA-Bentrok antara kelompok warga terjadi Jalan Pasar Youtefa tepatnya depan SMKN 5 Jayapura, Minggu (16/1) sekira pukul 02.30 WIT dini hari. Dua warga dikabarkan terluka akibat kena lemparan batu dan satu kaca mobil rusak.

Beberapa kali Polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk melerai kedua kelompok warga yang bertikai. Bahkan warga setempat membunyikan tiang listrik. Hal ini sontak membuat warga lainnya keluar sembari memegang senjata tajam.

Seorang warga setempat yang enggan menyebutkan namanya menyampaikan, pertikaian antara warga itu berawal ketika warga dari kos-kosan depan SMKN 5 Jayapura dalam perjalanan membeli rokok. Namun dalam perjalanan, pemuda tersebut diganggu anak gang sebelah.

Tak terima dirinya dihadang, pemuda yang dalam kondisi dipengaruhi minuman keras tersebut lantas kembali memberitahukan rekan-rekannya. Akibatnya tak lama kemudian terjadi saling lempar batu.

“Dua warga terluka akibat kena lemparan batu dan 1 kaca mobil pecah akibat dilempar,” ucap warga di lokasi kejadian.

Ia juga menyebut ada tembakan peringatan untuk membubarkan dua kelompok warga yang bertikai. Pasalnya, dua kubu saat itu ngotot saling serang.

Sementara itu, Kapolsek Abepura, AKP. Lintong Simanjuntak yang mendatangi lokasi beserta 30 personel Polsek Abepura dibackup anggota Polresta Jayapura Kota, tak lama setelah mendapatkan laporan dari warga.

“Begitu kejadian ada laporan dari warga, saya langsung memimpin anggota mendatangi TKP sekira pukul 02:30 WIT,” ungkap Kapolsek Lintong Simanjuntak saat ditemui Cenderawasih Pos di lokasi kejadian.

Kapolsek menjelaskan, anggotanya sempat memberikan tembakan peringatan dengan maksud agar warga yang bertikai bisa membubarkan diri.

“Kami arahkan warga yang bertikai untuk kembali rumah mereka masing-masing agar tidak ricuh berkepanjangan,” terangnya.

Dijelaskan Kapolsek, keributan antara kedua kelompok warga dipicu kesalahpahaman. Seorang warga dalam kondisi mabuk saat perjalanan pulang, terjadi kesalahpaham dengan warga lainnya yang menyebabkan terjadinya pertengkaran.

“Awalnya sudah aman ketika kepala Asrama Kionak turun langsung mengamankan kejadian tersebut, hanya saja kelompok sebelah yang sudah dalam pengaruh Miras melakukan penyerangan hingga terjadi cekcok,” bebernya.

Sebelumnya, di kompleks depan SMKN 5 ada acara pesta. Acara joget tersebut menurut Kapolsek tidak ada izin hingga ada orang mabuk. Terkait dengan ini, Kapolsek mewarning masyarakat untuk tidak mabuk sembarangan lalu membuat keributan. (fia/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

9 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

10 hours ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

12 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

13 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

14 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

16 hours ago