

Warga saat berusaha memadamkan kobaran api yang melahap ratusan kios dan rumah di Pasar Dolog, Agats, Kabupaten Asmat Minggu (16/10) sekitar pukul 05.00 WIT.( Ist For Cepos)
MERAUKE- Kebakaran hebat terjadi di Agats, Ibukota Kabupaten Asmat. Ya, ratusan kios dan rumah milik warga di Pasar Dolog, Agats, ludes terbakar. Musibah kebakaran ini terjadi pada Minggu (16/10) sekitar pukul 05.00 WIT. Bahan bangunan yang terbuat dari kayu menyebabkan api cepat membesar dan menyebar ke kios lainnya.
Apalagi antara antara kios satu dengan lainnya saling bergandengan dan dihubugkan dengan jembatan papan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini, namun kerugian ditaksir ratusan bahkan miliaran rupiah.
Kapolres Asmat AKBP Agus Hariadi, S,.Sos, MM, dihubungi lewat telpon selulernya ke Asmat membenarkan kebakaran Pasar Dolog yang mengagetkan warga Asmat di pagi hari tersebut. Dijelaskan bahwa jumlah bangunan kios dan rumah yang terbakar sebanyak 125 buah yang terdiri dari 121 kios dan 4 rumah warga.
Jumlah ini terdiri untuk blok D sebanyak 48 bangunan, Blok G sebanyak 18 bangunan, Blok H sebanyak 20, Blok F sebanyak 19, Blok E sebanyak 16 dan rumah masyarakat sebanyak 4 unit.
‘’Sampai saat ini penyebab kebakaran tersebut belum diketahui, masih dalam penyelidikan,’’ tandasnya.
Namun informasi sementara yang dikumpulkan berdasarkan keterangan saksi di lapangan bahwa saksi melihat api membesar pertama dari dua rumah yakni antara rumah Mama Firman dan Mama Marko,’’ terangnya.
Dikatakan, kebakaran ini cepat merembet dan besar karena bangunan dari kayu. Apalagi jembatan penghubung adalah kayu. Juga tidak ada mobil pemadam kebakaran karena kondisi yang tidak memungkinkan Pemerintah untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran (Damkar), sehingga masyarakat berusaha memadamkan api tersebut dengan menggunakan peralatan seadanya.
Kobaran api mulai menurun dan dapat menyelamatkan sebagian rumah penduduk lainnya setelah hujan lebat sempat turun. ‘’Untuk penyebab kebakaran dan besarnya kerugian material masih dalam penyelidikan,’’ tandas Kapolres.
Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat Asmat untuk selalu waspada dengan memperhatikan masalah penyambungan kabel listrik, kompor atau saat menyalakan lilin atau yang menjadi pemicu kebakaran agar kejadian-kejadian tersebut tidak terulang. (ulo)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…