

Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep memberikan pelayanan kesehatan di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (21/7). (FOTO: Humas for Cepos)
JAYAPURA– Hingga saat ini bencana kekeringan masih melanda beberapa wilayah di daerah pegunungan, terutama di Kabupaten Puncak Provinsi Papua Tengah.
Kondisi ini diprediksi akan terjadi hingga November 2023, setelah itu baru mulai masuk musim hujan.
“Kondisi iklim di pegunungan (kabupaten Puncak) sekarang masih mengalami kekeringan dan diperkirakan ini masih akan berlangsung hingga November, selanjutnya mulai masuk musim hujan,” kata kepala stasiun Klimatologi Jayapura, Sulaiman, saat dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya Selasa (15/8) kemarin.
Dia menjelaskan, sebagian besar wilayah di daerah pegunungan merupakan daerah yang pola musimnya jelas antara musim kemarau dan musim hujan. Faktor yang mempengaruhi adalah monsun Australia yang masih dominan sampai saat ini. Kemudian ada faktor lain seperti badai El Nino yang mengurangi jumlah curah hujan yang terjadi di wilayah pegunungan. Kondisi ini pun sering terjadi setiap tahun.
“Namun kondisi kemarau jika bersamaan dengan elnino maka akan mengurangi hujan yang terjadi selama kemarau,” katanya.(roy/wen)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…