Pertemuan mediasi direncanakan akan melibatkan pemilik hak ulayat, kepala kampung setempat, dan kepala sekolah. Kamaruddin berharap hasil mediasi ini dapat segera membuka kembali akses sekolah dan memastikan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan normal tanpa hambatan. Kadis Dikdaya juga menyoroti persiapan sekolah lainnya di Biak Numfor.
“MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) hari ini sudah selesai beberapa baru mulai. Beberapa sekolah sudah langsung gas kegiatan belajar mengajar. Kita berharap begitu, tidak ada lagi hari pertama bersih-bersih, tapi seminggu sebelum tanggal 14 ini kepala sekolah siapkan semua, yang belajar bisa langsung belajar dan juga yang baru mau MPLS silakan,” pungkas Kamaruddin. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…