

Irjen Pol Mathius Fakhiri (foto:GAMEL/CEPOS)
JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri akhirnya memberi statemen terkait desas desus terkait dirinya yang dikabarkan akan maju dalam Pilkada Papua November 2024 mendatang. Menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos, jenderal bintang dua ini menyampaikan bahwa perihal tersebut belum menjadi fokusnya karena saat ini ia masih menyiapkan strategi pengamanan jelang dan pasca Pilkada 2024 nanti.
“Yang pertama, saya masih Kapolda dan masih mengatur terkait pola pengamanan untuk masuk pada Pilkada nanti. Saya harus menyiapkan baik dan belajar pada Pileg kemarin untuk kemudian dievaluasi sebelum Pilkada nanti,” kata Fakhiri di kediamannya pekan kemarin.
Pihak kepolisian kata dia perlu menyiapkan strategis pengamanan khusus agar nantinya saat Pilkada kemungkinan terjadi konflik bisa dieliminasi. Ia juga khawatir Pilkada akan membuka ruang konflik antar sesama keluarga.
“Fokus saya masih disitu namun saya berterimakasih dan Alhamdulillah jika ada wacana di tengah masyarakat tapi mohon bersabar sebab bagi saya mengelola keamanan dulu sebab ini jauh lebih penting,” tambahnya.
Kepolisian dikatakan tengah memetakan langkah dan strategi yang digunakan untuk masing – masing daerah. Bagaimana di Selatan, di Papua Pegunungan, di Papua Tengah dan juga Papua Induk.
“Siapapun anak Papua bisa diwacanakan oleh siapa saja. Yang penting harus tetap menjaga iman dan menjaga hati kita agar tidak saling menjelekkan jadi siapapun yang terbaik bisa dipilih menjadi pemimpin yang bijak dan arif untuk melihat Papua secara utuh. Saya pribadi berterimakasih jika sudah ada yang berfikir dan mewacanakan seperti itu, tunggu saja, biarkan saya mengurus keamanan lebih luas dulu,” tutupnya. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…