Categories: BERITA UTAMA

Dana DAK Rp11 Miliar di Keerom Raib

Kejati Mulai Telusuri Penyalahgunaan Anggaran

JAYAPURA – Kasus yang cukup aneh kini tengah ditangani Kejaksaan Tinggi Papua. Penyidik Tindak Pidana Khusus mulai mendalami hilangnya uang Rp 11 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 di Kabupaten Keerom. Awalnya dana ini akan digunakan untuk membayar pekerjaan jalan dengan besaran Rp 14 miliar. Pekerjaan tersebut telah selesai namun uangnya tak jelas kemana.

“Berdasarkan keterangan pihak terkait untuk anggaran DAK penugasan bidang jalan sub bidang jalan – tematik peningkatan konektivitas dan elektrifikasi di daerah afirmasi sudah dialokasikan dananya, dan telah disalurkan langsung ke kas daerah Kabupaten Keerom keerom,” jelas Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua, Nixon Nikolaus Nilla Mahuse didampingi penyidik Kejati Papua lainnya, di kantor kejaksaan, Kamis (13/11).

Nixon menjelaskan bahwa nilai pekerjaan tersebut berdasarkan kontrak sebesar Rp14 miliar. Namun sejauh ini yang baru dibayarkan Rp3,4 millar, sedangkan sisanya sebesar Rp11 miliar belum dibayarkan. “Yang jadi pertanyaan adalah, kemana larinya uang Rp11 miliar tersebut,” ujarnya.

Nixon menerangkan, pekerjaan peningkatan Jalan Yuruf-Amagotro semografi pada Dinas PUPR Kabupaten Keerom telah dinyatakan selesai 100% dan diserahterimakan kepada PPK berdasarkan berita acara serah terima pekerjaan nomor 600/40/pho/dpupr/ii/2024 tanggal 7 Februari 2024.

Pekerjaan ini baru dibayarkan uang muka sebesar Rp3,7 miliar atau 25 % dari nilai kontrak. Bahwa sisa dana DAK sebesar Rp11,1 miliar yang seharusnya dibayarkan untuk pekerjaan tersebut dialihkan ke pos anggaran lain.

“DAK jika dilihat berdasarkan aturan dan ketentuannya tidak boleh digunakan untuk membiayai program kegiatan lain, selain program yang telah ditentukan,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

11 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

12 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

12 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

13 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

13 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

14 hours ago