

Unit Laka Lantas Polres Keerom dan personil Polsek Web saat melakukan olah TKP di Jalan Poros Kampung Amgotro, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Minggu (11/5). (foto: Humas Polres Keerom)
KEEROM – Nasib naas menimpa seorang warga Kabupaten Keerom, DP (21). Ia harus meregang nyawa di tangan rekannya sendiri pada Minggu pagi (11/5). Peristiwa tragis itu terjadi di jalan poros Kampung Amgotro, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom. Dimana NP (32) yang merupakan tersangka mengendarai mobil Toyota Hilux bersama korban dari arah Waris menuju Fafenumbu.
Namun saat sampai di Kampung Amgotro, menurut saksi mata, topi yang dipakai korban (DP) jatuh saat sedang menumpang di bak belakang mobil. Kemudikan korban melompat turun mengambil topi tersebut.
Kemudian NP memundurkan mobilnya dengan niat menjemput korban namum malah menabrak korban. Tersangka langsung membawa korban ke Puskesmas, namum korban tidak dapat tertolong dan meninggal dunia di Puskesmas.
Diketahui, saat kejadian terjadi, tersangka maupun korban sama-sama dalam pengaruh minuman keras dan kendaraan yang digunakan merupakan mobil dinas investaris Kampung Fafenumbu, Kabupaten Keerom.
Kapolres Keerom, AKBP Astoto Budi R, melalui Kapolsek Web, Ipda Berlin Tjoe menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, tersangka dan barang bukti langsung diamankan di Mapolsek Web.
“Kami merespon kejadian tersebut dengan langsung mendatangi TKP serta mengamankan tersangka,” ungkap Kapolsek Web, Ipda Berlin Tjoe dalam rilisnya, Selasa (13/5).
Page: 1 2
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…