Categories: BERITA UTAMA

Bacalon Perseorangan Meninggal Saat Proses Pendaftaran di KPU

MERAUKE– Bakal Calon Perseorangan Bupati Merauke Fransiskus Xaverius Sirfefa menghembuskan napasnya yang terakhir Senin (13/5) kemarin.

Ia meninggal setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Merauke sekitar pukul 07.30 WIT dari Hotel Itese Merauke. Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya kader dari Partai Gerindra tersebut.

  Kabar duka meninggalnya FX Sirfefa ini tentu mengagetkan semua pihak terutama bagi keluarga almarhum dan para pendukungnya. Pasalnya, pada Minggu (12/5) FX Sirfefa masih melakukan aktivitas dengan mendaftar dan menyerahkan dukungan persyaratan ke KPU Kabupaten Merauke yang digelar di Hotel Itese Merauke.

Almarhum tiba di Aula Hotel Itese Merauke, sekira pukul 23.15 WIT dan sempat menyapa para komisioner dan sekretariat KPU Merauke yang hadir. Setelah melakukan registrasi,  selanjutnya menyerahkan syarat dukungan diterima Ketua KPU Merauke Rosina Kebubun.

Bahkan setelah menyerahkan syarat dukungan ke KPU untuk dihitung secara manual karena yang diupload dalam Sikon KPU baru tercatat 3.800 dukungan, media ini sempat meminta kepada yang bersangkutan untuk wawancara. Namun  almarhum menyatakan wawancara setelah selesai pendaftaran.

“Nanti saja ya, setelah pendaftaran selesai, ” katanya.

  Kabid Pelayanan Medik RSUD Merauke dr. Mareyke Kulang kepada wartawan menjelaskan bahwa pasien atas nama FX Sirfefa tersebut dibawa ke IGD RSUD Merauke sekitar pukul 07.00 WIT.

‘’Menurut dokter jaga IGD, bahwa saat pasien tiba di IGD memang sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Dari pergerakan di dada, hembusan napas diperiksa dokter memang sudah tidak ada. Sehingga dokter langsung melakukan RJP melakukan tindakan hidup dasar dengan maksud supaya jantungnya bisa berdenyut dan pernapasan bisa bagus. Tapi, setelah 3 kali dilakukan 3 kali siklus sesuai SOP, tidak kembali normal dan setelah 3 kali siklus dan dioservasi, dilihat matanya sudan medriasis atau kuping melebar. Atau pasien sudah meninggal. Jadi menurut dokter jaga IGD, kemungkinan pasien datang sudah dalam keadaan meninggal dunia,’’ katanya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

5 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

5 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

6 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

6 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

7 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

7 hours ago