Categories: BERITA UTAMA

MRP Minta Aparat Keamanan Persuasif dalam Melakukan Penyisiran

JAYAPURA – Anggota Pokja Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) mengingatkan negara melalui aparat keamanan TNI – Polri untuk lebih humanis dalam melakukan pendekatan terhadap warga sipil di pedalaman Papua, terutama dalam melakukan pencarian pilot Susi Air, kapten Philip Marthens asal Selandia Baru.

Hal tersebut ditegaskan Aman Yikwa, Anggota Pokja Adat MRP Wilayah Adat Laapago menyikapi peristiwa penyisiran di Pinbinom Kuyawage Kabupaten Lanny Jaya, dimana seorang ibu korban tembak dan yang telah diduga dimutilasi setelah terjadi baku tembak antara aparat keamanan dan kelompok pro kemerdekaan Papua pada 3 Maret 2023 lalu.

Pihaknya mengingatkan aparat keamanan dalam melaksanakan tugasnya di lapangan harus memperhatikan kondisi keselamatan masyarakat sipil.

“Pemerintah dan aparat keamanan harus melindungi perempuan dan anak dalam melakukan penyisiran. MRP dengar aparat menangkap warga sipil dan menembak masyarakat sipil yang tidak tahu masalah,”ujarnya di Kotaraja, Selasa, (14/3).

Oleh sebab itu, kata Aman atas tindakan itu MRP mengutuk keras pelaku mutilasi Tarina Murib yang mati tertembak di Puncak.

“MRP mengingatkan agar aparat keamanan saat melakukan pemantauan dan penyisiran harus membedakan mana warga sipil dan mana kelompok pro kemerdekaan Papua. Karena selama ini yang menjadi korban adalah warga sipil yang tidak tahu masalah.” tegasnya.

  MRP juga berharap agar melakukan pendekatan humanis dan persuasif oleh aparat keamanan saat bertemu warga sipil, bukan dengan tekanan kekuatan yang membuat masyarakat sipil di Papua seakan menjadi musuh negara yang harus diperlakukan sama seperti kelompok pro kemerdekaan Papua.

  Sebelumnya, Warga jemaat di dua distrik yakni Distrik Yugumeak dan Distrik Megeabume melakukan pengungsian karena wilayah mereka kena dampak dari aksi konflik antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang disebut sebagai kelompok Kriminal bersenjata (KKB) dengan aparat TNI. Dimana ada korban tewas tertembak seorang ibu bernama  Tarina Murib, berusia 35 tahun, agama Kristen Protestan, anggota Jemaat (KINGMI) Gereja Ebenezer, Tabia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

“Sementara tempat perang sasaran Distrik Yugumuak dan Distrik Mageabume,

Gereja yang kosong sementara pengungsi antara lain dari Distrik Yugumuak yakni Gereja GKII  Wilewak, GKII Pamebut, GKII Wobulo, GKII Wijabubu, GKII Mangame, GKII Agengen, GKII Jerusalem, GKII Mongalolo, Gereja Kingmi Ebenezer Tabia

dari Distrik Mageabume yakni Gereja GKII Winisu, GKII Nigilome, GKII Kordus, Gereja GKII Weni, dan ada data yang diperoleh kemudian waktu saya akan update,” kata Koordinator Pemuda Puncak Timur Gereja Kemah Injil (KINGMI) Di Tanah Papua, Neison Telenggen kepada Cenderawasih Pos,  melalui pesan WAnya, Selasa, (7/3) lalu.

 Naison juga membenarkan adanya kasus memutilasi seorang ibu bernama  Tarina Murib (35 tahun) anggota Jemaat Kingmi Gereja Ebenezer, Tabia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Selain itu ada juga delapan warga sipil lainnya mengalami luka tembak saat warga hendak melarikan diri dari kontak tembak antara TPNPB dan TNI. pada Jumat (3/3) lalu.

  “Warga menemukannya pada Sabtu 4 Maret 2023 Jasad Ibu Tarina Murib ditemukan dalam keadaan telanjang dan kepala korban terpotong dan hilang,  setelah ketemu kemudian aparat keamanan memerintahkan kepada pendeta agar jasad ibu Tarina Murib diperabukan, pada Sabtu (4/3), ” akunya kepada Cenderawasih Pos, Minggu (5/3) minggu lalu. (oel).

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUAMRP

Recent Posts

Nasib Rahmad Darmawan Ditentukan Pekan Depan

Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…

11 hours ago

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

12 hours ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

13 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

14 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

15 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

16 hours ago