Categories: BERITA UTAMA

Gunakan Helikopter, Pesawat SAM Air yang Diserang KKB Dievakuasi

SENTANI- Pesawat Caravan dengan nomor registrasi PK-SMG milik SAM (Semuwa Aviasi Mandiri) Air yang diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat parkir di apron Bandara Keneyem, Kabupaten Nduga, Selasa (7/6) lalu, dievakuasi menggunakan helikopter, Rabu (13/7) kemarin sekira pukul 10.00 WIT.

Owner SAM Air, Wagus Hidayat menyebutkan, pesawat yang mengalami kerusakan pada hampir seluruh bagian pesawat pasca diserang KKB, dievakuasi ke Bandara Moses Kilangin, Timika. Awalnya pesawat ini menurut Wagus Hidayat, dijadwalkan dievakuasi Selasa (12/7) namun proses evakuasi ditunda akibat cuaca yang kurang mendukung. “Sebenarnya kemarin kami lakukan evakuasi karena cuaca tidak bersahabat akhirnya ditunda,” kata Wagus Hidayat, Rabu (13/7).

Proses evakuasi pesawat ini diakuinya berjalan lancar dan aman. Adapun perjalanan dari Bandara Keneyam ke Bandara Moses Kilangin menurutnya memakan waktu kurang lebih satu jam. Proses evakuasi pesawat ini juga mendapat pengawalan ketat dari aparat TNI-Polri yang berada di Kabupaten Nduga.

“Alhamdulillah kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada aparat keamanan dan juga masyarakat yang sudah membantu dalam proses evakuasi pesawat kami,” ucap Wagus Hidayat.

Dikatakan, pesawat Caravan dengan nomor registrasi PK-SMG ini selanjutnya kembali diangkut dari Timika ke Sentani, Kabupaten Jayapura. Untuk lebih memudahkan proses pengangkutan nanti, menurut Wagus Hidayat ada beberapa bagian pesawat yang akan dipisahkan dari badan pesawat.

Dirinya belum bisa memastikan apakah pengangkutan dari Timika nanti tetap melalui jalur udara yaitu menggunakan helikopter atau menggunakan jalur laut. “Sebelum dibawa ke Sentani, beberapa bagian pesawat akan dilepas terlebih dahulu. Untuk pengangkutannya, nanti bisa menggunakan helikopter yang sama atau melalui kapal laut,” tutupnya.

Sebagai mana diketahui pesawat milik SAM Air ini diserang dan ditembak anggota KKB saat parkir di apron Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, 7 Juni 2022 lalu. Tidak ada korban jiwa dalam aksi penyerangan tersebut, namun pesawat mengalami kerusakan yang cukup parah akibat ditembak pelaku. (roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

2 days ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

2 days ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago