Categories: BERITA UTAMA

Yonif R631/Antang Jadi Satgas Pamwil Obvitnas PTFI

TIMIKA – Satuan Tugas Pengamanan Wilayah Objek Vital Nasional area PT Freeport Indonesia mengalami pergantian. Sebelumnya ditangani Yonif 405/Surya Kusuma, digantikan Yonif R 631/Antang dari Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Komandan Korem 174/ATW Brigjen TNI Agus Widodo, SIP MSi meminta kepada Satgas R 631/Atg dengan personel 60 orang yang ditugaskan menjaga stabilitas keamanan di Papua khususnya di wilayah obvitnas harus menggunakan konsep pembinaan territorial dan komunikasi sosial dalam operasinya.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjend TNI M. Saleh Mustofa juga meminta agar prajurit selalu fokus dan mengerti tugas selama melaksanakan Satgas Operasi. “Tugas di Papua itu merupakan kebanggaan prajurit, Maka dari itu kita harus senantiasa mencintai, menghormati, dan menjaga harkat dan martabat orang Papua,” ujar Pangdam XVII/Cenderawasih.

Sehari setelah upacara serah terima, Satgas Yonif R 631/Atg langsung bergerak, bersinergi dengan Brimob Satgas Amole melakukan patrol pipa konsetrat PTFI. Ini sesuai arahan Panglima TNI yang meminta agar perenel memastikan tidak ada pipa yang bocor akibat pemotongan. Selain itu, Satgas Yonif R 631/Atg juga melaksanakan pengamanan pengawalan bus karyawan yang turun dari Tembagapura ke Timika.

Dansatgas Yonif R 631/Atg, Letkol Inf Dwi Harry Wibowo mengatakan aktivitas ini sekaligus sebagai wahana dan sarana memperkuat tali silaturahmi serta kebersamaan antara TNI-Polri yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

Tidak hanya bertugas mengamankan aktivitas operasi PTFI, Satgas Yonis R 631/Atg juga hadir di tengah-tengah masyarakat di sekitar area tambang PTFI. Seperti yang dilakukan prajurit TNI yang ditempatkan di Pos Banti yang mulai aktif memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan serta mengajar anak-anak membaca dan menulis.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dan SSK 1 Yonif R 631/Atg, Kapten Inf Sidiq Sumantri disambut baik anak-anak. Itu terlihat dari antusiasme dan ekspresi anak-anak yang sangat bahagia menerima penyuluhan dan pelajaran.

“Kami juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar lebih rajin sekolah dan semangat untuk belajar menuntut ilmu agar ilmu yang di dapat bisa bermanfaat bagi masa depan diri sendiri, keluarga dan lingkungan,” kata Kapten Sidiq.

Ia menambahkan, pendidikan bukan hanya tanggungjawab pemerintah tapi merupakan tanggungjawab bersama dalam memajukan dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing di tengah kehidupan global.(ryu/wen)

newsportal

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

21 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

21 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

22 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

22 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

23 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

23 hours ago