Categories: BERITA UTAMA

Polsek Abepura Nyaris Diserang

Pasca Amankan 15 Terduga Pelaku Curas di Sentani

JAYAPURA-Situasi di wilayah lingkaran Abepura pada Rabu sore (13/4) kemarin mendadak tegang. Sejumlah polisi dengan membawa senjata melakukan pengejaran di jalan poros Abepura.

Ini akhirnya membuat jalan utama Abe terlihat mencekam. Tak hanya itu, dari pengejaran ini polisi beberapa kali mengeluarkan tembakan ke udara sehingga membuat warga semakin ketakutan.

Ini tak lepas dari  upaya pengejaran yang dilakukan anggota Polsek Abepura bersama Polsek Heram untuk mengamankan terduga pelaku tindak pidana pencurian dan perampasan (curas) yang terjadi di Sentani, Kabupaten Jayapura. Rabu (13/4) sore.

Namun satu jam kemudian situasi  di sekitar  Lingkaran Abepura kembali normal. Tercatat ada 15 orang yang diamankan dari  perbuatan curas tersebut.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd melalui Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak,  membenarkan ada 15 orang terduga pelaku curas yang diamankan. Mereka adalah  WHY (22), WYW (20), AEK (22), NW (19), NW (26), MY (22), TK (20), AW (20), WY (22), WW (23), YKB (21), LK (19), FW (19), TW (23) dan KY (22).

“Sudah kami amankan dan langsung diserahkan ke Polres Jayapura karena TKP awalnya di sana,” kata Lintong dalam rilis yang dikirimkan Humas Polresta Jayapura Kota, kemarin

Lebih lanjut lagi kata Kapolsek, saat  mengamankan para terduga pelaku menggunakan truk Dalmas Polres Jayapura ternyata rekan-rekan para terduga pelaku dari Asrama Tolikara tengah berdiri dan duduk di depan gerbang pagar pintu Mapolsek Abepura yang ingin menghadang sehingga terlihat seperti Polsek akan diserang.

Polisi lanjut Lintong sudah mengarahkan mahasiswa untuk bubar dari gerbang namun rekan-rekan para terduga pelaku tetap bertahan dan menutup pagar dan saat mobil Dalmas hendak keluar masyarakat dari Asrama Tolikara menghadang dan mendorong pintu gerbang serta melakukan perlawanan terhadap personel yang mengamankan truk yang hendak membawa ke-15 terduga pelaku.

“Melihat hal tersebut gabungan personel polsek Abepura, Polsek Heram dan Polres Jayapura dengan terpaksa membubarkan massa dengan mengeluarkan gas air mata  dan tembakan peringatan sehingga massa bubar melarikan diri ke arah jalan Biak dan Jalan Gerilyawan Abepura,” ungkap Lintong.

Ia pun menjelaskan penangkapan 15 orang terduga pelaku curas bermula ketika Polres Jayapura menghubungi Polsek Heram untuk membantu mengecek para terduga pelaku tindak pidana curas yang menggunakan mobil pikap PA 8281 dan mobil pikap DS 8177 AG di Asrama Tolikara.

“Saat dicek, keberadaan para pelaku dan mobil yang digunakan ternyata ada di Asrama Tolikara kemudian para pelaku keluar dari asrama menggunakan salah satu mobil pikap menuju Abepura sehingga personel Polsek Heram mengikuti dan menghubungi Polsek Abepura selanjutnya menghadang para pelaku di depan Kantor Pos Abepura,” beber Lintong.

Usai pembubaran ini, situasi di seputaran Lingkaran Abe dan sekitarnya berangsur kondusif dan ke-15 terduga pelaku telah diserahkan ke Polres Jayapura. Perlu diketahui ke-15 terduga para pelaku diduga telah melakukan penjarahan dan pencurian disertai kekerasan di salah satu supermarket di Kabupaten Jayapura. Selain itu mereka juga diduga mengambil mobil pikap. (ade/ana/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

9 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

17 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

18 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

19 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

20 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

23 hours ago