

Almarhum saat berada di ruangan Jenazah RS Bhayangkara Kotaraja, Abepura, Kamis (12/3). (Foto: Maklon Alimdam)
Tak Terima, Rumah Keluarga Pelaku Dibakar
JAYAPURA–Tiga unit rumah milik Utrek Ap yang berada di kompleks RSUD Dok II, Kota Jayapura, ludes dibakar. Disebut dibakar karena ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh para pelaku. Rumah ini dibakar oleh sekelompok massa pada Kamis (12/3).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Aksi pembakaran ini diduga merupakan buntut dari insiden yang terjadi di sebuah hotel di kawasan Kotaraja Minggu (8/3).
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial JY dan kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara. Ia sempat dirawat di ruang ICU akibat luka bakar. Dan setelah dirawat selama 4 hari iapun meninggal.
Tersulut emosi atas kejadian tersebut, keluarga korban kemudian mendatangi rumah orang tua JY yang berada di kawasan RSUD Dok II pada Kamis siang sekitar pukul 12.00 WIT.
Sekitar 10 orang datang menggunakan mobil pick-up dan langsung melakukan pembakaran. Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Roby, mengatakan rombongan tersebut datang sambil membawa senjata tajam jenis parang.
“Sekitar 10 orang datang tadi siang sekitar pukul 12.00 WIT. Mereka bawa parang lalu membakar rumah itu,” ujar Roby saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Roby, aksi pembakaran pertama sempat berhasil dihadang oleh aparat kepolisian yang berada di lokasi sehingga api tidak sempat merambat ke bangunan lain.
“Sekitar 30 menit setelah rombongan pertama itu meninggalkan lokasi, dua orang kembali datang dengan membawa bensin menggunakan jerigen lima liter dan kembali melakukan pembakaran,” bebernya.
Akibatnya, tiga bangunan yang berada di lokasi tersebut akhirnya ludes terbakar. Bangunan tersebut terdiri dari satu rumah utama di bagian depan serta dua bangunan kos-kosan yang berada di bagian belakang.
“Jadi rumah ini ada tiga bangunan, satu rumah utama di depan dan dua di belakang yang digunakan sebagai kos-kosan,” jelasnya.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…