Categories: BERITA UTAMA

Dua Oknum Aparat Kampung Jadi DPO Polda

Masing-masing Sumbang Rp 100 Juta Untuk Beli Amunisi

JAYAPURA-Kepolisian Daerah (Polda) Papua menetapkan dua orang oknum aparat Kampung di Kabupaten Nduga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus jual beli amunisi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH., mengatakan kedua orang tersebut merupakan oknum aparat kampung di Kabupaten Nduga, namun berbeda distrik.

Pelaku pertama yang menjadi DPO berinisial A yang merupakan sekretaris kampung sedangkan yang kedua berinisial GK merupakan kepala kampung.

AM Kamal mengungkapkan A dan GK masing-masing memberikan dana sebesar Rp 100 juta kepada AN untuk digunakan membeli amunisi. “Saat ini surat penetapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap A dan GK tersebut telah dikeluarkan” ujar AM Kamal.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya,  anggota Polres Yalimo mengamankan seorang oknum ASN Kabupaten Nduga berinisial AN, di Distrik Elelim, karena membawa 615 butir amunisi, Rabu (29/6) lalu.

Penangkapan AN bermula dari pengamatan aparat, melihat gerak-gerik AN yang mencurigakan saat sedang mengendarai kendaraan roda dua. Setelah diberhentikan dan diperiksa, ditemukan sejumlah barang bukti yaitu senjata rakitan jenis AFN dan sejumlah amunisi 615 butir. Selanjutnya pada tanggal 4 Agustus 2022 Polda Papua juga berhasil mengamankan TL karena diduga menjadi salah satu donatur pembelian amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Distrik Keneyam, Kabupaten Nduga.

“Jadi perkembangan kasus ini sudah dua orang yang kami jadikan DPO setelah sebelumnya kami menangkap TL dan sekarang melakukan penahanan bersama beberapa pelaku lainnya,” jelas Kamal.

Ia meminta untuk GK dan A lebih kooperatif mematuhi panggilan polisi ketimbang dilakukan penjemputan paksa. “Kami berharap demikian, sebaiknya kooperatif saja,” tutupnya. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

8 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

9 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

10 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

11 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

12 hours ago

Buron Selama 4 Hari, Pelaku Aniaya Kepsek di Mappi Akhirnya Diringkus

Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…

13 hours ago