

Korban saat dievakuasi dari kediamannya menuju ke RS Bhayangkara, Minggu (11/7).(Foto: Polresta Jayapura Kota)
JAYAPURA-Dua orang sudah dimintai keterangan terkait dengan tewasnya seorang nenek bernama Helena Yeimo (78) akibat dibunuh cucunya sendiri di belakang Expo Waena (Anjungan PU), Distrik Heram, Minggu (11/7).
Kapolsek Heram Iptu Alfrits Nadek menyampaikan, hingga saat ini hasil dari tes kejiwaan YY pelaku pembunuhan belum dikeluarkan oleh pihak rumah sakit.
“Untuk menentukan dia mengalami sakit mental atau kejiwaannya pada stadium berapa masih menunggu dari pihak dokter. Pelaku sendiri sudah kami amankan,” kata Kapolsek saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (12/7).
Lanjut Kapolsek, untuk penanganan kasusnya tetap berjalan. Beberapa barang bukti telah diamankan pihak Kepolisian terkait dengan kematian seorang nenek yang dihabisi oleh cucunya sendiri.
“Pelaku masih ada di rumah sakit, sejauh ini sebanyak dua orang saksi telah dimintai keterangan. Dikarenakan masih dalam suasana duka,” terangnya.
Sebelumnya, seorang cucu berinisial YY nekat menghabisi nyawa neneknya sendiri di belakang Expo Waena (Anjungan PU), Distrik Heram, Minggu (11/7) dini hari. Korban diketahui bernama Helena Yeimo (78).
Dari hasil interogasi terhadap pelaku yang didampingi keluarganya, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku nekat menghabisi neneknya dengan cara menikam korban di bagian dahi sebanyak dua kali menggunakan anak panah yang diambil di atas plafon rumah. (fia/nat)
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…