

Irjend Pol Partige Renwarin (foto:Humas Polda Papua For Cepos)
JAYAPURA-Janji Polda Papua untuk mengumumkan siapa pelaku teror di kantor Redaksi Jubi di Waena dimana sempat disampaikan bahwa hal tersebut akan disampaikan bulan Desember akhirnya batal. Malah kini Polda mengaku masih kesulitan untuk mengungkap lantaran sejumlah hal. Pasalnya hingga kini penyidik belum mendapatkan alat bukti yang valid.
Penyidik memang telah mengantongi sejumlah bukti baik seperti saksi yang melihat langsung kejadian tersebut maupun saksi yang melihat kedua terduga pelaku melintas disekitar TKP usai kejadian maupun bukti petunjuk berupa rekaman cctv di sekitar TKP. Hanya saja hal tersebut nampaknya belum bisa dijadikan sebagai dasar untuk mengiring kasus teror ini ketingkat yang lebih tinggi yaitu penetapan tersangka.
“Sampai saat ini sudah ada 6 saksi yang dimintai keterangan, tapi juga rekaman cctv, tapi ini belum cukup untuk menetapkan tersangkannya,” kata Kapolda Papua Patrige Renwarin, kepada Wartawan, Kamis (9/1).
Ia pun mengatakan dari rekaman CCTV memang terlihat ada dua orang pria menggunakan sepeda motor namun bukti tersebut belum bisa memberikan kepastian hukum lantaran kendaraan yang digunakan belum ditemukan.
“Inilah yang sampai saat ini kami kewalahan karena kendaraan yang digunakan terduga pelaku belum bisa kami dapatkan,” ujarnya. Kendati demikian Mantan Kabid Humas Polda Papua itu meminta masyarakat untuk tetap bersabar, sebab proses penyelidikannya sudah ditingkatkan ke tahap penyidik. Hanya saja masih membutuhkan bukti lain sehingga aksi teror terhadap media milik Viktor Mambor tersebut bisa terungkap.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…