Categories: BERITA UTAMA

Karantina Pertanian Jayapura Gagalkan 15 Ton Daging Sapi Ilegal

Dari Dokumen Tertulis Daging Ayam 5.500 kg, Ternyata Isi Daging Sapi sebanyak 15.000 kg

JAYAPURA-Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura mengagalkan Media Pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) berupa 15 ton daging sapi ilegal,  yang ditemukan di dalam kontainer kapal Putih, di Pelabuhan Jayapura Sabtu (9/9) lalu .

“Penangkapan tehadap HPHK ini sekitar pukul 10.00 WIT oleh pejabat karantina wilayah kerja Pelabuhan Laut Jayapura bersama dengan pihak PT Pelni, PT Pelindo, KSOP dan KP3 Laut,” ujar  Muhlis Natsir.

Kepala Balai Karantina Kelas I Jayapura, drh. Muhlis Natsir, M.Kes mengatakan pemusnahan terhadap Media Pembawa Hama penyakit ini disebabkan karena ketidaksesuaian antara dokumen pendukung dengan isi dari HPHK tersebut

“Adanya penahanan terhadap Media Hama pembawa penyakit ini karena di dalam dokumen tertulis daging ayam sebanyak 5.500 kg berasal dari Surabaya, tetapi kenyataan yang ada di dalam kemasannya itu ternyata daging sapi sebanyak 15.000 kg, dan berasal dari Jakarta,” jelasnya.

“Karena ketidakseusaian antara dokumen dan isinya sehingga terhadap media pembawa tersebut dilakukanlah tindakan penyegelan dan penolakan untuk mencegah tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) masuk dan menyebar ke Papua,” terang Muhlis Natsir

Muhlis Natsir mengungkapkan saat ini Papua masih dinyatakan zona hijau atau bebas Penyakit Mulut dan Kaki (PMK), untuk itu harapannya agar situasi ini tetap dalam keadaan normal, maka perlu adanya dukungan dari masyarakat serta semua stakeholder yang ada di Papua untuk mendukung kerja dari Karantina Pertanian kelas I Jayapura.

“Upaya untuk mencegah masuknya PMK ke Papua, adalah dengan adanya kerjasama dengan masyarakat, serta semua stakholder. Kami juga selalu berkoordinasi dengan seluruh instansi berwenang terkait yang ada di seluruh pintu-pintu pemasukan dan pengeluaran,”pungkas Muhlis Natsir. (rel/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

7 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

8 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

9 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

10 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

11 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

12 hours ago