Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menambahkan bahwa ikrar ini menjadi bukti bahwa pendekatan dialog dan pendekatan humanis mampu membuka jalan bagi perdamaian yang berkelanjutan di Papua.
“Setiap anak bangsa memiliki tempat untuk kembali dan masa depan yang bisa dibangun bersama. Kami mengajak semua pihak untuk terus mendukung proses ini agar tercipta kondisi yang aman, nyaman, dan mendukung pembangunan masyarakat Papua,”katanya.
Pernyataan ikrar kesetiaan ini juga diharapkan menjadi titik balik bagi kelompok-kelompok lain untuk turut serta dalam upaya perdamaian dan meninggalkan aksi-aksi yang mengganggu stabilitas keamanan. Pemerintah pun menegaskan bahwa ruang rekonsiliasi dan pembangunan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali ke pangkuan NKRI dan bersama-sama membangun Papua yang damai, sejuk, dan bermartabat (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…