Categories: BERITA UTAMA

Sembilan Petak Rumah Kos Ludes Terbakar

Api diduga dari Ledakan Kompor Gas

SENTANI- Sebanyak sembilan petak rumah kost di Jalan Youmakhe Sentani, ludes terbakar api, Kamis (12/1) malam.

Mama Ipang, salah satu warga yang ada dilokasi kejadian mengungkapkan api tiba-tiba muncul dan membesar dari salah satu rumah kost yang ada dibagian ujung timur dari deretan kost tersebut.

“Disitu ada warung juga, mereka jual bensin juga,” Kata Mama Ipang kepada media ini dilokasi kejadian.

Dia mengaku tidak mengetahui pasti asal muasal api hingga menghanguskan sembilan petak rumah kost tersebut.

“Asal apinya saya tidak tahu, tapi lihat pas sudah besar,” imbuhnya.

Sementara itu, Rian, salah satu saksi mata menyebut api itu diduga berasal dari ledakan kompor gas penghuni rumah kost tersebut. Awalnya dari kompor gas yang dipakai untuk menggoreng gorengan, kemudian keluar asap yang diduga gas bocor disertai dengan nyala api. Tidak berlangsung lama api kemudian merambat ke tempat penyimpanan pertalite.

“Setelah muncul api ledakan kompor gas kemudian merambat ke pertalite,” ujarnya.

Dari situlah api membesar dan langsung merambat keseluruh bagian lain dari rumah kost itu. Seluruh penghuni kost tersebut tidak sempat menyelamatkan barang-barang milik mereka. Bahkan, pemilik warung tempat api itu berasal turut menjadi korban terbakar api disejumlah bagian tubuhnya.

“Istrinya tadi terbakar, muka dan bagian badan lainya. Pokoknya dia terbakar, mungkin berusaha padamkan api, tadi sudah dilarikan kerumah sakit,” imbuhnya.

Sesaat setelah kejadian itu, satu unit mobil warer canon milik polres Jayapura langsung memadamkan api dan berhasil dipadamkan. (roy/gin).

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

2 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

10 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

11 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

13 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

14 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

15 hours ago