Categories: BERITA UTAMA

Ayo Umumkan Kesulitan Patuhi HAM

JAYAPURA – Dalam peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) pada 10 Desember, pemerintah di tanah Papua diingatkan untuk tidak bersikap pasif. Hal ini disampaikan Kepala Sekretariat Komnas HAM RI di Papua, Frits Ramandey.

Ia menyampaikan peringatan Hari HAM sebagai tanggung jawab negara, bukan sekadar kegiatan masyarakat sipil. Ini untuk menegaskan bahwa pemerintah seharusnya berada di garis depan dalam penyelenggaraan peringatan Hari HAM.

Sebab menurut Frits, selama ini, peringatan tersebut kerap terlihat sebagai agenda kelompok masyarakat, sementara pemerintah justru terkesan menjaga jarak.

“Justru ketika peringatan Hari HAM berlangsung, pemerintah sering terlihat resisten. Padahal inilah hari ketika negara harus melakukan refleksi atas upaya pemajuan, penegakan, dan promosi HAM yang menjadi tanggung jawabnya,” tegas Frits, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (9/12).

Ia pun meminta enam gubernur di tanah Papua, beserta seluruh bupati untuk menyelenggarakan apel atau kegiatan resmi pada 10 Desember sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap pemenuhan HAM.

“Kami mengingatkan agar para gubernur dan para bupati memastikan adanya peringatan Hari HAM. Ini adalah momentum bagi pemerintah untuk merefleksikan tanggung jawab mereka, bukan diserahkan kepada masyarakat sipil,” ujarnya.

Sambungnya, selama ini terjadi kekeliruan ketika peringatan Hari HAM dianggap sebagai agenda kelompok masyarakat, sedangkan pemerintah tidak menunjukkan tanggung jawab sebagai penyelenggara utama.

Menurut Frits, peringatan Hari HAM juga dinilai menjadi waktu yang tepat bagi pemerintah untuk menyampaikan perkembangan maupun hambatan penyelesaian kasus-kasus HAM. Evaluasi tersebut mencakup penanganan yudisial oleh kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan Mahkamah Agung, serta langkah-langkah nonyudisial yang menjadi kewajiban pemerintah.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papeg Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Tolikara

Asisten III Setda Provinsi Papua Pegunungan Dr. Lukas W Kosay, SE, M.Si mengaku, bantuan ini…

6 hours ago

Bikin Bangga! Presiden Paparkan Kesuksesan Kampung Nelayan di Biak

Dalam arahannya di hadapan seluruh kepala daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo menekankan pentingnya modernisasi sektor perikanan…

7 hours ago

Dana Otsus Difokuskan untuk Program Visi-Misi Bupati dan Wabup Mimika

agu dana Otonomi Khusus (Otsus) Kabupaten Kabupaten Mimika tahun 2026 sebesar Rp196.135.662.000. Kepala Badan Perencanaan…

8 hours ago

Perkuat Sinergi Nasional, Bupati dan Wabup Waropen Hadiri Rakornas

Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, didampingi oleh Wakil Bupati…

10 hours ago

Kasus Malaria Naik di Mimika Dalam Tiga Tahun Terakhir

Reynold menjelaskan bahwa pada tahun 2025 jumlah orang yang menjalani tes malaria di Kabupaten Mimika…

12 hours ago

Gereja Tak Boleh Terjebak Rutinitas Pelayanan, Harus Mampu Menjawab Persoalan

Sebanyak 300 utusan umat dari seluruh wilayah Keuskupan Jayapura dipastikan ambil bagian. Mereka terdiri dari…

16 hours ago