

Situasi ketika terjadi kasus pengeroyokan di SPBU Kamkey Tanah Hitam Kamis (7/12) malam. (FOTO:Polsek Abepura For Cepos)
JAYAPURA-Kamis (7/12) kemarin, warga Kota Jayapura khususnya yang ada di wilayah Abepura dihebohkan dengan kasus pengroyokan di depan SPU Kamkey tanah hitam.
Kapolsek Abepura, AKP. Soeparmanto dalam rillis tertulisnya kepada Cendrawasih pos, mengatakan menurut keterangan saksi K (27) kasus pengroyokan tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIT.
Dimana awalnya Saksi AY (37) ingin mengisi BBM pada jalur pengisian BBM Roda 4 (Empat), namun pelaku JF (25) menegur Saksi dan meminta AY untuk mengisi BB pada jalur pengisian roda 2. Sayangya AY tidak terima teguran tersebut sehingga keduanya cekcot mulut.
Saking emosi saat cekcok mulut AY kejar pelaku menggunakan sekop, untungnya pelaku lari menyelamatkan diri kearah jl. Nuri Kompleks Madura untuk memanggil teman-temannya, selanjutnya Pelaku dengan teman temanya kembali ke SPB Kamkey Tanah hitam,” terang Kapolsek.
Sesampainya di SPBU penanggung jawab SPBU Kamkey tanah hitam mempertemukan pelaku dengan saksi, bertujuan untuk berdamai. Saat hendak berdamai, keduanya kembali beradu mulut.
Pada saat pelaku dan saksi sedang adu mulut, keluarga saksi yang pada saat itu sedang berada diluar SPBU mendengar hal itu sehingga mereka masuk kedalam SPBU melakukan pemukulan terhadap penanggungjawab serta karyawan SPBU. Kemudian mengejar pelaku ke arah Jl. Nuri Kamkey Kompeks Madura.
Sampai di Jl. Nuri Kompleks Madura. Pelaku bersama teman temannya mengkroyok Korban AA (21). Akibatnya Korban mengalami luka bacok pada bagian kepalanya,” kata Soeparmanto.
Melihat hal itu keluarga Korban yang berdomisili di kompleks belakang SPBU membawa korban ke RSUD Abepura guna mendapatkan perawatan medis dan keluarga korban melakukan pemalangan jalan dengan membuang sampah-sampah serta membakar ban bekas didepan SPBU Kamkey Tanah hitam guna menuntut agar pelaku diamankan.
Mendengar informasi tersebut Pihak Polsek Abepura yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Abepura, langsung mendatangi TKP dan mengimbau keluarga korban untuk memadamkan api serta membuka palang.
Page: 1 2
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…