Categories: BERITA UTAMAPERSIPURA

Boaz Tetap Duta PON

JAYAPURA – Pencoretan Boaz Solossa dan Yustinus Pae membuat kedua nama pemain tersebut sedikit tercoreng. Pasalnya, manajemen Persipura mencoret kedua bintang Merah Hitam itu dengan alasan tindakan indisipliner. Untungnya, kasus itu tidak merambat pada status Boaz sebagai Duta PON Papua.

Ketua Bidang II PB PON Papua, Roy Letlora, menegaskan bahwa, PB PON Papua tetap memilih pemain terbaik Indonesia sebanyak tiga kali itu sebagai Duta PON. “Tidak masalah,” ungkap Roy kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Jumat (9/7) siang kemarin.

Sebelumnya, Roy menyebutkan, bahwa PON XX 2021 merupakan hajatan negara yang dipercayakan kepada masyarakat Papua. Sehingga untuk menggaungkan euforia pelaksanaan PON XX 2021 ke seantero tanah air, butuh sosok figur tuan rumah serta yang bersifat nasional.

“Untuk mensosialisasikan PON, kita butuh figur dari tuan rumah dan figur yang sifatnya nasional. Duta PON kita tunjuk Boaz Solossa, Rafi dan Nagita itu ikon PON. PON itu hajatan olahraga multi event milik bangsa yang kebetulan Papua ditunjuk sebagai tuan rumah PON,” ujar Roy.

Lebih lanjut Roy menuturkan, mereka sengaja memilih Boaz, karena mantan kapten kesebelasan Persipura Jayapura itu merupakan satu-satunya figur Papua yang sangat tepat menjadi duta PON XX Papua. Begitu juga Raffi dan Nagita yang memiliki nama besar di Indonesia juga dianggap mampu menggaungkan pelaksanaan pesta olahraga terbesar tanah air itu.

Sementara itu, pelatih kepala Jacksen F. Tiago juga mengaku, pencoretan Boaz Solossa tidak ada berkaitan dengan statusnya sebagai duta PON. Ia mengaku mendukung penuh peran Boaz selaku Duta PON.

“Saya secara pribadi tidak pernah bicara soal PON, karena tidak kaitan dengan kita. Kaitannya menjelang pertandingan dengan Persita (uji coba) di ruang ganti, itu bukan dengan hal-hal yang lain,” pungkasnya. (eri/gin).

newsportal

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

13 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

14 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

15 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

16 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

17 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

18 hours ago