

#Terkait Pengerusakan Kantor Bupati Waropen
JAYAPURA-Pasca menetapkan satu orang sebagai tersangka dengan inisial BR atas kasus pengerusakan dan pembakaran Kantor Bupati Waropen pada Jumat (6/3) lalu, Polisi kini memburu dalang utama pengerusakan dan pengeroyokan.
Kapolres Waropen, AKBP. Suhadak menyampaikan, anggotanya masih terus melakukan pengembangan di lapangan dan mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi terkait dengan kasus ini.
“Dalangnya belum ditangkap dan memang ada indikasi beberapa orang yang menyuruh. Cuman kita tidak mau gegabah terhadap pengungkapan kasus ini,” ucap Kapolres Suhadak saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (10/3).
Dikatakan, sebanyak 11 orang dijadikan sebagai saksi dan sudah dimintai keterangan terkait dengan kejadian pengerusakan dan pembakaran.
“Sementara masih kita lihat situasi dulu, namun sudah ada gambaran siapa yang mau dipanggil dan siapa yang akan ditangkap untuk dijadikan tersangka. Sebab dalam kasus ini tidak menutup kemungkinan ada penambahan jumlah tersangka,” tuturnya.
Ia menyebut, sudah ada aktivitas di kantor Bupati Waropen dan police line telah dibuka. Sementara kasusnya sedang dalam pengembangan anggota di lapangan.
Sementara untuk 1 orang yang ditetapkan sebagai tersangka disangkakan Subsider pasal 187 KUHP atau primer pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun ke atas.
Secara terpisah, Aspidsus Kejati Papua Alexander Sinuraya saat dikonfirmasi terkait dengan pemanggilan Bupati Waropen pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus grativikasi enggan menyampaikan pemanggilan Bupati masih dirahasiakan. “Saya rasa itu rahasia,” ucapnya. (fia/nat)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…