“Penurunan skor Papua tidak hanya terkait perubahan indikator, karena sejumlah daerah lain justru mampu meningkatkan capaian meski menghadapi tantangan serupa,” ucapnya.
Sementara Pj Sekda Papua, Suzana Wanggai menyebut, kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Ia mengungkapkan, salah satu kendala teknis adalah keterbatasan sumber daya manusia yang bertugas menginput data eviden MCP.
“Banyak dari mereka yang sudah pindah, sehingga konsistensi pelaporan terganggu. Saat ini, skor Papua sementara baru 16,4 persen, ini perlu segera kita benahi,” kata Suzana.
Suzana menegaskan, Pemprov Papua akan terus berkoordinasi dengan KPK untuk memperbaiki kelemahan tersebut. “Kegiatan monitoring dan evaluasi MCP di Jayapura ini diharapkan membantu kita memperbaiki kekurangan,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…