“Penurunan skor Papua tidak hanya terkait perubahan indikator, karena sejumlah daerah lain justru mampu meningkatkan capaian meski menghadapi tantangan serupa,” ucapnya.
Sementara Pj Sekda Papua, Suzana Wanggai menyebut, kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Ia mengungkapkan, salah satu kendala teknis adalah keterbatasan sumber daya manusia yang bertugas menginput data eviden MCP.
“Banyak dari mereka yang sudah pindah, sehingga konsistensi pelaporan terganggu. Saat ini, skor Papua sementara baru 16,4 persen, ini perlu segera kita benahi,” kata Suzana.
Suzana menegaskan, Pemprov Papua akan terus berkoordinasi dengan KPK untuk memperbaiki kelemahan tersebut. “Kegiatan monitoring dan evaluasi MCP di Jayapura ini diharapkan membantu kita memperbaiki kekurangan,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…