Categories: BERITA UTAMA

Ini Lokasi Pembangunan Rumah Sakit Kelas B di Papua.

JAYAPURA-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akan segera membangun Rumah Sakit UPT Vertikal Kelas B di Papua.

Menurut Penjabat Pembuat Komitment (PPK) Perencanaan Pembangunan RS UPT Vertikal Papua di Jayapura, Siti Ulfa Chanifah, RS Vertikal tersebut akan dibangun di Kawasan Univeritas Cendrawasih (Uncen), di Jayapura Prvinsi Papua.

“Rencana pembangunan akan dimulai tahun 2023, dengan jangka waktu pengerjaanya selama 15 bulan. Sementara pagu anggaran sebesar Rp. 670 Milyar,” kata Ulfa saat Gelar Konsultasi Publik bersama stakholder di Jayapura, Kamis (10/8).

Perencanaan pembangunan RS Vertikal Kelas B di Papua. (FOTO:Karel/Cepos)

Diapun mengatakan RS Vertikal tersebut berkonsep taraf internasional, tentu dengan begitu, maka akan menjadi rujukan bagi rumah sakit lainnya yang ada di Papua.

“Selain itu yang membedakan dengan RS pada umunya, karena RS Vertikal ini tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tapi juga menjadi pusat pendidikan bagi para dokter,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan tujuan dari pembangunan RS tersebut untuk menurunkan disparitas pelayanan kesehatan di wilayah Papua.

“Diharapkan RS ini menjadi rujukan tersia di Pulau Papua. Karena saat ini sudah berkembang mungkin ini bisa menjadi rujukan bagi rumah sakit lainnya,” harapnya.

Selain itu diharapkan lanjut Ulfa, RS tersebut bisa membobilisasi semua sumber daya manusia, maupun teknologi yang ada di Papua.

“Kami sangat mengharapkan kehadiran RS Vertikal ini bisa mendorong petumbuhan ekonomi masyarakat di Papua,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Roby Kayame, mengatakan, pembangunan Rumah Sakit vertikal kelas B ini, dilakukan untuk menjawab persmasalahan kesehatan di Papua. Sebab tingginya angka kematian di Papua disebabkan karena keterbatasan sumber daya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kemenkes karena telah memikirkan persoalan di Papua., Juga kepada Gubernur non aktif, Lukas Enembe walaupun saat ini sedang dirundung berbagai permasalahan, tapi dia masih memikirkan kesehatan orang Papua,” pungkasnya. (rel/tho)

newsportal

Recent Posts

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

18 minutes ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

1 hour ago

BMKG: Poster Larangan Menampung Air Hujan akibat ‘Cloud Seeding’ Hoaks

Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika.  Narasi di…

2 hours ago

Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih Tinggal Dua Provinsi

  Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…

5 hours ago

Satpol PP Papua Susun SOP Penegakan Perda dan Perkada

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…

6 hours ago

Satgas Damai Cartenz Bagikan 500 Tas Sekolah untuk Siswa SD di Mimika

Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…

7 hours ago