Categories: BERITA UTAMA

Izin Kedukaan, Oknum TNI Diamankan Karena Bawa Munisi

Senpi fan Munisi Ilegal Bisa Masuk Via Perairan Laut

JAYAPURA-Belum tuntas penyidikan terhadap Praka AK yang menjual munisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, kini seorang oknum anggota TNI berpangkat Prada berinisial YW juga diamankan dengan kasus yang diduga bisa serupa.

Prada YW diamankan di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura saat akan berangkat ke Elelim, Yalimo, Rabu (8/6) lalu.

Dari tangan pria plontos ini diamankan munisi tajam kaliber 5.56 sebanyak 42 butir.  Prada YW langsung digiring ke Mako Yonif RK 751/VJS untuk dimintai keterangan.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Kav Herman Taryaman membenarkan adanya oknum anggota TNI yang diamankan. “Betul pada Rabu sekira pukul 07.40 WIT di pintu pemeriksaan pintu keberangkatan telah diamankan oknum prajurit TNI Prada YW personel dari Yonif RK 751/VJS oleh anggota petugas pengamanan bandara karena membawa barang berupa munisi,” ujar Kapendam kepada Cenderawasih Pos dalam pesan singkatnya, Kamis (9/6).

Prada YW menurut Kapendam membawa munisi tajam kal.5,56 sebanyak 42 butir dan munisi hampa kal. 5,56 sebanyak 2 butir, pada saat akan berangkat izin kedukaan. Setelah diketahui membawa munisi, selanjutnya Prada YW diamankan oleh Provost Yonif RK 751/VJS dan dibawa ke Mayonif RK 751/VJS untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Saat ini proses pemeriksaan dilakukan oleh Pomdam XVII/Cenderawasih untuk mengetahui motif dan tujuan membawa munisi. Apabila melanggar ketentuan, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” imbuh Kapendam.

Informasi lain yang diperoleh, dalam tas Prada YW ditemukan banyak dokumen yang berkaitan dengan ijazah dan surat-surat pribadi lainnya.

Sementara itu, dalam rangka menyiapkan langkah antisipasi terhadap berbagai ancaman yang muncul di perairan laut sekitar Papua, Lantamal X Jayapura  menggelar upacara pembukaan Operasi Keamanan Laut dan Penegakan Hukum, Balin Jaladi Wetan 22 di perairan Teluk Humbold.

Danlantamal X Jayapura,  Brigjend TNI (Mar) Feryanto Pardamean Marpaung menjelaskan bahwa tujuan operasi keamanan dan penegakan hukum adalah karena diketahui bersama bahwa kelompok separatis di Papua masih kerap berulah dan jadi masalah utama.

Disamping masih melakukan perlawanan, kelompok ini juga terus membangun kekuatan dan satu upaya yang dilakukan adalah dengan kekuatan senjata.  Dimana berapapun harga senjata tersebut dipastikan akan tetap dibeli sehingga memberi ruang kepada pihak tertentu untuk mendapatkan uang besar dengan proses cepat akhirnya dijuallah senpi ilegal maupun munisi.

“Tapi ada juga pihak asing yang melakukan upaya penyelundupan senjata dan akses laut sangat berpeluang untuk digunakan menjadi jalur transaksi atau masuknya senpi munisi ke Papua,” imbuhnya

Lanjut Danlantamal, tujuan  dari operasi keamanan dan penegakan hukum ini adalah untuk mengantisipasi terjadina upaya-upaya tersebut. Ini dilakukan agar dalam pelaksanaannya nanti semua bisa terukur dan terarah. Ditanya soal negara yang sangat memungkinkan bisa menjadi pemasok, Feryanto menyebutkan jika berdasarkan informasi, Port Moresby masih menjadi kota dengan julukan the most danger city dimana untuk memiliki senjata api illegal di kota ini masih cukup mudah dan yang dikhawatirkan adalah senjata yang beredar di sana disusupkan kemudian naik ke daerah pegunungan.

Selain itu lanjut Danlantamal ada juga  negara yang di masyarakatnya memiliki home industry  untuk membuat senjata api. “Kalau dari utara itu bisa masuk dari Bitung kemudian ke Papua  dan  pernah ditemukan di Nabire. Ini rencananya akan dibawa ke daerah pegunungan sehingga harus diawsi betul,” imbuhnya.

Sementara dari simulasi yang dilakukan, terlihat ada kelompok penjahat yang  berusaha melarikan diri menggunakan speed boat. Hanya upaya melarikan ini terpantau kemudian dikejar. Usai kejar-kejaran, akhirnya pelaku menyerah dan diamankan. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: TNI

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

9 hours ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

11 hours ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

14 hours ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

15 hours ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

16 hours ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

17 hours ago