

Pilot Susi Air, Philips Mehrtens dikelilingi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, Kamis (9/3). (FOTO: Sebby Sembom)
JAYAPURA – Sebulan lebih aksi penyanderaan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya berlangsung. Selama itu pula publik masih mempertanyakan kondisi dan kabar sang pilot Pesawat Susi Air, Philip Mehrtens. Ada rilis yang disampaikan juru bicara TPN PB, Sebby Sembom, sang pilot akhirnya untuk kali pertama angkat suara.
Dalam dua video yang dikirimkan ke media, sang pilot menyampaikan ada tiga poin yang diinginkan oleh KKB pimpinan Egianus.
Pertama, seluruh pilot asing dilarang bekerja atau menerbangkan pesawat di Papua hingga Papua merdeka. Kedua, OPM meminta PPB untuk memediasi antara Papua dan Indonesiaterkait kemerdekaan Papua.
“Ketiga OPM akan membebaskan saya (pilot) setelah Papua merdeka,” jelas Philips dalam video tersebut.
Disini pilot berkebangsaan Selandia Baru ini terlihat sehat dan mulai akrab dengan Egianus. Meski ada ekspresi tertekan namun secara fisik kondisi pilot masih sehat.Belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian terkait video dan foto terbaru sang pilot namun informasi terakhir adalah Egianus dan kawan kawan kini sudah berada di luar Nduga.
Selain itu ada juga kabar bahwa Egi membagi dua pasukannya untuk mengecoh aparat keamanan yang melakukan pengejaran. (Ade)
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…