Categories: BERITA UTAMA

Arthur dan Ricardo Absen, Jecksen Ogah Mengeluh

ABSEN: Pemain Persipura Arthur Cunha (44) memberikan aplaus kepada pendukung Persipura usai laga perdana Persipura di Stadion Klabat, Manado, Minggu (1/3) lalu. Arthur Cunha absen dalam laga kontra Persebaya Surabaya, Jumat (13/3). ( FOTO: Erik/Cepos)

JAYAPURA – Jelang menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya dalam lanjutan Shopee Liga 1 2020 pekan ke ketiga, di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat (13/3), tim Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura kehilangan dua pemain belakangnya, Ricardo Salampessy dan Arthur Cunha. 

Ricardo Salampessy masih mengikuti kursus lisensi kepelatihan, sementara stoper asal Brasil, Arthur Cunha harus menjalani sanksi larangan bermain akibat kartu merah yang ia dapat saat Persipura dikalahkan Borneo FC dilaga sebelumnya. 

Meski begitu, sang juru taktik Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago menegaskan bahwa timnya tidak begitu dipusingkan dengan absennya dua pemain andalannya itu. Sebab Jacksen mengaku masih memiliki beberapa pilihan lain yang kualitasnya sama dengan Ricardo dan Arthur. 

“Ricardo masih absen, karena masih mengikuti kursus. Tapi tidak ada yang berubah, kita tetap memiliki 28 pemain lainnya,” ungkap Jacksen Tiago kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Senin (9/3) siang kemarin.

Absennya Ricardo dan Arthur tentunya menjadi kesempatan bagi pemain lainnya untuk bisa membuktikan kualitas mereka. Selain itu, pelatih berpaspor Brasil itu bisa menyulap pemain lain untuk menggantikan peran Ricardo dan Arthur. 

“Kita masih punya Israel Wamiauw, Donny Monim, Bryan Fatari, Yosse Managasi dan Muhammad Tahir. Tujuan kami mendaftarkan pemain 30 pemain untuk menghadapi situasi seperti ini,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano sangat merespon dengan baik keinginan Ricardo Salampessy untuk mengikuti lisensi kepelatihan. 

“Itu adalah keinginan Ricardo dan kami manajemen sangat mendukung untuk masa depannya,” katanya. 

Orang nomor satu Kota Jayapura itu juga berharap, pemainnya bisa mengontrol emosi dalam pertandingan, guna menghindari kartu merah yang merugikan tim. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

23 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

1 day ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

1 day ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

1 day ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

1 day ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago