

JAYAPURA- Seorang tukang ojek bernama Rusman HR alias Aco (40) ditikam sekelompok orang tak dikenal sepulang mengantar penumpangnya di Jalan Pinggir, Ilaga ibukota Kabupaten Puncak, Selasa (9/2) sekira pukul 19:00 WIT.
Pria 40 tahun itu tewas dengan dua luka tusuk benda tajam di punggung kiri dan bahu kiri. Saat ini korban sedang disemayamkan di Masjid Al Ikhlas Kota Ilaga.
Kapolres Puncak AKBP Dicky Hermansyah Saragih mengatakan, korban sebelumnya dievakuasi ke Puskesmas Ilaga guna dilakukan visum. Sementara pelaku sendiri masih dalam lidik.
“Pelaku sedang dilidik, Rabu (10/2). Kita akan menuju ke TKP untuk melakukan olah TKP termasuk menjemput kendaraan korban yang masih berada di TKP,” ungkap Kapolres Dicky Saragih saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Selasa (9/2) malam.
Dijelaskan Kapolres, Korban sebelumnya dikeroyok sekira enam orang yang tidak dikenal. Dimungkin korban sudah ditikam lalu berusaha menyelamatkan diri, namun karena banyak keluar darah hingga meninggal di jalan. “Jenazah rencananya Rabu (10/2) akan dievaskuai ke kampung halamannya di Makassar untuk dimakamkan,” kata Kapolres.
Untuk situasi Puncak pasca kejadian kata Kapolres aman dan kondusif, aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa.
Adapun antisipasi kedepannya selalu melakukan koordinasi dengan para tukang ojek. Pihaknya juga jauh hari sudah memberikan warning kepada tukang ojek termasuk pengurusnya untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Karena situasi di Puncak kurang bagus.
“Selalu kita ingatkan kepada para tukang ojek untuk tidak jauh-jauh mengantar atau menjemput masyarakat yang menggunakan jasa ojek. Sebab situasi di Puncak kurang bagus,” ungkapnya.
Pihaknya akan melihat kasus ini sembari mempelajari motif dan tujuan para pelaku. “Kita dalami kasus ini, apakah ada permasalahan lain atau hanya sekedar diperas minta uang kepada korban,” pungkasnya. (fia/nat)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…