Kasubdit, Wisnu menambahkan bahwa setelah disampaikan ada warisan Rp 50 miliar yang bisa diambil, pelaku kemudian meminta sejumlah uang sebagai pajak dan lain – lain. Lalu ini dikuatkan dengan cap atau stempel dari berbagai lembaga mulai dari kejaksaan, pegadaian dan bank sehingga makin membuat korban percaya.
“Ada beberapa buku tabungan dan stempel yang kami amankan dan ini juga yang membuat korban yakin,” tambah Wisnu.
Kasubdit menambahkan pihaknya masih menelusuri korban lainnya karena diduga masih ada transferan lain yang diterima pelaku. “Ini akan kami kembangkan,” imbuhnya. (ade)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…