Categories: BERITA UTAMA

Polisi Periksa Tiga Saksi dan Minta Bantuan Jakarta

SENTANI-Polres Jayapura masih melakukan penyelidikan terkait laporan kasus penculikan dan pemerkosaan seorang balita berumur empat tahun yang terjadi di wilayah hukumnya, Minggu (5/12). Kapolres Jayapura, AKBP. Frederickus Maclarimboen menegaskan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.

Untuk mengungkap kasus ini, Frederickus Maclarimboen mengatakan, penyidik Satuan Reskrim Polres Jayapura sudah meminta keterangan tiga orang saksi guna mengungkap kasus ini. Bahkan pihaknya juga sudah meminta bantuan anggota kepolisian dari Jakarta untuk membaca semua alat bukti yang sudah diperoleh.

“Sudah ada saksi yang kami periksa terutama yang ada di sekitar. Kami juga meminta bantuan teman-teman dari Jakarta untuk membantu membaca semua alat bukti yang sudah diperoleh,” ungkapnya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos Rabu (8/12) kemarin.

Diakuinya proses penyelidikan sudah mulai dilakukan oleh tim Polres Jayapura secara manual dengan melakukan pemeriksaan data yang ada di lapangan.  Pihaknya juga masih melakukan identifikasi terkait dengan alat-alat yang digunakan misalnya kendaraan. Namun pihaknya juga belum bisa mengidentifikasi pelaku.

Untuk korban sampai saat ini masih ditangani oleh pihak medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua.  “Setelah kejadian itu korban sudah ditangani oleh pihak medis di Rumah Sakit Bhayangkara,” katanya.
Meski begitu pihaknya juga masih memperhatikan kondisi mental atau psikologi korban sehingga ini juga sedang diupayakan untuk melakukan pendampingan agar menghilangkan rasa trauma anak pasca peristiwa itu. “Ini butuh pendampingan lagi sehingga kita butuh koordinasi dengan pihak psikologis dan juga PPA,” tambahnya. (roy/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago