Categories: BERITA UTAMA

Waspada Cuaca Ekstrim Dalam Seminggu

JAYAPURA – Selain hujan ringan, potensi hujan kategori sedang hingga sangat lebat dapat disertai petir dan angin kencang masi dapat terjadi dalam sepekan kedepan di wilayah Papua khususnya Kota Jayapura. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura memprediksi cuaca sepekan di wilayah Provinsi Papua, yaitu 7-13 April 2025, berpotensi terjadi hujan lebat namun tidak setiap hari.

Menurut Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik BMKG Wilayah V Jayapura Ezri Ronsumbre, menyampaikan bahwa sepekan kedepan dibeberapa wilayah Papua diprakirakan akan didominasi curah hujan dengan kategori Rendah hingga Tinggi (0 – 200 mm).

Jelasnya berdasarkan hasil Monitoring BMKG menunjukkan musim Hujan di Papua menunjukkan bahwa wilayah Zona Musim (ZOM) tipe Monsunal ll terjadi di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom bagian selatan, masih mengalami musim hujan.

Sementara Kota Jayapura, Kabupaten Keerom bagian utara, dan enam kabupaten lainnya mengalami hujan sepanjang tahun karena termasuk tipe hujan satu musim. Lanjutnya mengatakan prakiraan curah hujan dasarian I April 2025 dibeberapa wilayah Pulau Papua diprakirakan akan didominasi curah hujan kategori Rendah hingga Tinggi (0 – 200 mm).

“Dinamika atmosfer terkini (7 April 2025) menunjukkan anomali suhu muka laut lebih dari 1°C di atas rata-rata, dengan akumulasi uap air yang tinggi di atmosfer Papua. Pantauan gelombang atmosfer menunjukkan adanya gangguan gelombang Tipe Low yang terpantau aktif di sekitar utara Papua dan berperan dalam peningkatan intensitas hujan,” jelas Ezri dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/4).

Selain itu, kata Ezri terdapat gangguan pola angin di wilayah utara pulau Papua yang turut berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan sehingga meningkatkan peluang terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah.

Tak hanya itu pada wilayah selatan pulau Papua juga terdapat adanya pola siklonik yang dapat menyebabkan pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan khususnya di wilayah Papua Tengah dan Papua Selatan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

22 Saksi Diperiksa, Kejati Dalami Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dema-Fefero

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…

8 hours ago

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

15 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

16 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

17 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

18 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

19 hours ago