

JAYAPURA – Pasific Exposition merupakan ajang pameran 2 tahunan berskala regional bagi negara-negara di Kawasan Pasifik, yang digagas oleh Pemerintah Indonesia Republik Indonesia dan didukung penuh oleh Pemerintah Australia dan Pemerintah Selandia Baru.
Kegiatan expo ini dilaksanakan sejak tahun 2019, Khusus bagi Indonesia ajang Pasific Exposition akan diwakili oleh 5 Provinsi di kawasan Timur Indonesia, salah satunya adalah Pemerintah Provinsi Papua.
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menyatakan bahwa Provinsi Papua dipastikan akan ikut serta pada ajang ekspo ini dan akan mepromosikan produk unggulan Papua meliputi komoditas pangan non beras dalam berbagai bentuk varian dan hasil hasil kekayaan alam Bumi Cendrawasih.
“Juga akan mempromosikan pariwisata alam Papua sebagai salah satu bagian destinasi wisata dunia di Kawasan Pasific. Serta akan mempromosiakan Sport Tourism,” ungkapnya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos, Kamis (8/4).
Papua sangat siap jika Negara memberikan mandat sebagai tuan rumah Pasific Games pada tahun-tahun mendatang atas ketersediaan venue-venue olah raga berstandar internasional yang telah terbangun.
Pada kesempatan yang sama Wakil Gubenur Papua, langsung menunjuk Sekda Papua untuk segara mengkoordinir SKPD terkait guna mempersiapkan ivent berskala regional ini dengan baik.
Merespon perintah Wakil Gubernur Papua Sekretaris Daerah Papua Dance Yulian Flassy menjelaskan pihaknya akan menyiapkan regulasi dan infrastruktur pendukung pelaksanaan ivent ini yang mana sangat dibutuhkan instrumen teknologi karena ivent ini diselenggarakan melalui dunia maya/virtual.
Lanjutnya, ivent ini akan dilihat dan dinikmati oleh masyarakat di seluruh dunia dan juga akan menyiapkan kerajinan unik lokal Papua yang ditampilkan saat fashion show/parade offline yang pelaksanaannya di Wellington Ibu Kota Negara Selandia Baru pada tanggal 28 – 30 Oktober 2021 mendatang.
Perlu juga disampaikan Rapat koordiniasi ini dilaksanakan secara virtual yang dipimpin oleh Duta besar dan Pejabat KBRI untuk Selandia Baru serta untuk Provinsi Papua dihadiri oleh Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah Papua, Kepala Dinas KOMINFO, Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri serta Kepala Dinas Perindakop & Neker.
Sementara itu, Duta besar Republik Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya dalam paparannya di depan Wakil Gubernur Papua melalui teleconfrance dari KBRI di Wellington, menyatakan Pasific Exposition yang dilaksanakan pada tahun 2019 berhasil meningkatkan kepedulian masyarakat di kawasan Pasifik bahwa Indonesia adalah bagian dari Pasific dan telah menciptakan interaksi masyarakat Indonesia Timur dengan negara-negara Pasific serta menghasilkan transaksi ekspor Indonesia sebesar USD 70,3 Juta.
Pasific Exposition 2021 di tengah pandemi Covid-19 akan dilaksanakan dengan 2 metode yaitu secara Virtual dan Offline (datang langsung di Wellington Selandia Baru) diikuti oleh 20 negara, serta meminta Pemerintah Provinsi Papua sebagai salah satu dari 5 Provinsi di Indonesia Timur untuk turut serta mewakili Pemerintah Republik Indonesia pada ajang bergengsi ini. (ana/ary)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…