Sebagai langkah tegas, Pemerintah Kota Jayapura langsung mengamankan dan menderek kendaraan tersebut ke kantor terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Kasus ini selanjutnya akan diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Wali Kota menegaskan, Pemerintah Kota Jayapura berkomitmen penuh untuk menertibkan seluruh praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan mengganggu kelancaran distribusi BBM di wilayah Kota Jayapura.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk penyelewengan BBM. Ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” tutup walikota.
Sebelumnya pada akhir Desember lalu dilakukan sidak dan ditemukan beberapa mobil yang memodifikasi tangki. Namun tidak jelas kasusnya apakah masih ditangani Satpol PP atau sudah diserahkan ke penyidik kepolisian. Warga tentunya menunggu apa yang menjadi komitmen untuk menindak tegas pelaku yang selama ini berbuat curang.
“Kemarin sempat dengar soal mobil-mobil yang dimodifikasi lalu tertangkap tapi tidak tahu apakah ini dilanjutkan atau hanya jualan kecap di media karena kami tidak melihat lagi tindaklanjutnya. Kalau sudah di kepolisian kami harap ada update informasi juga sih,” singkat Gunawan Fabanyo, salah satu pegiat sosial di Jayapura. (kim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…
Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit…
Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan pelepasan rumah ikan merupakan salah satu langkah…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya Sunandar Pramono, SH, MH menyatakan masih ada terpidana lainnya yang aliran…