Categories: BERITA UTAMA

Ayah Angkat Dikenal Warga Termasuk Ramah

“Kita juga kaget setelah mendengar informasi itu dan melihat polisi banyak kesini (Organda),” tandasnya. Namun apapun yang dilakukan pelaku merupakan perbuatan yang salah dan menyerahkan semuanya kepada aparat kepolisian. Informasi lain menyebut jika pelaku melakukan penganiayaan dalam keadaan sadar dan bukan dalam keadaan mabuk atau dipengaruhi minuman keras. Sementara Ketua LBH Apik Jayapura, Nur Aida Duwila menyampaikan bahwa berdasarkan penyampaian saksi, ada alat khusus yang digunakan pelaku untuk memukul korban.

“Berdasarkan keterangan saksi, ada stik golf yang digunakan pelaku untuk memukul anak sekecil itu. Bahkan, ada bercak darah di tembok yang diduga milik korban,” ucap Direktur LBH Apik Jayapura, Nur Aida Duwila saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (7/1). Bahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, di kepala korban penuh dengan bekas luka, Begitu juga dengan tubuhnya, terdapat bekas dibakar, bibirnya dipotong, tangan kiri dan kaki kanan patah.

“Itu kondisi korban yang disampaikan dokter kepada para saksi usai dilakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara, Sabtu (4/1) jelasnya. Terhadap kasus ini, Duwila mendesak pihak kepolisian melakukan proses hukum kepada kedua orang tua angkatnya. Sebab, pelaku kekerasan terhadap anak tidak boleh dibiarkan berkeliaran. “Pelaku harus diamankan, tak boleh dengan alasan karena memiliki anak kecil lalu dibiarkan begitu saja,” tegasnya. (kar/fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa 

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

2 days ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

2 days ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

2 days ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

2 days ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

2 days ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

2 days ago