

Benda mirip pendulum yang sebelumnya disebut sebagai bom
Dari Benda yang Dicurigai Sebagai Bom di Bawah Bangunan Gereja
JAYAPURA – Informasi yang sempat menimbulkan miss-persepsi di tengah masyarakat khususnya di Intan Jaya terkait adanya benda aneh yang ditemukan tergeletak di bawah bangunan Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa Klasis Nabia, Kampung Sugapa Lama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya akhirnya terjawab.
Ini setelah Ketua Tim Mediasi Penanganan Konflik Bersenjata di Wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Yoakim Mujizau bersama beberapa warga mendatangi langsung bangunan gereja tersebut dan mengeluarkan benda yang mirip pendulum itu. Mujizau menyatakan ia bersama tim dan warga setempat mengeluarkan benda tersebut dari bawah kolom pintu masuk gereja.
Lewat beberapa videonya di media sosial, Yoakim memastikan benda yang sempat membuat keresahan ini bukanlah bahan peledak ataupun bom. “Benda itu adalah besi yang biasa digunakan untuk memukul lonceng gereja. Di daerah pesisir, benda serupa biasa dipakai sebagai pemberat saat memancing di laut,” ujarnya, Kamis (4/6).
Pemuda yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Intan Jaya itu menyebut bahwa informasi miring sempat beredar sangat cepat di media sosial. Iapun berinisiatif mengecek langsung dengan menarik benda tersebut keluar dan ternyata bukan bom seperti yang diasumsikan warga. Yoakim meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan setiap informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat harus diverifikasi secara cermat sebelum disimpulkan sebagai ancaman keamanan.
Menurutnya, Satgas Operasi Damai Cartenz mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Page: 1 2
Menurut Abisai, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk…
Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung pada, 7 September 2026 yang dipimpin…
Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan…
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Bimbingan Teknis Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP) bagi…
Menurutnya, masjid tersebut merupakan salah satu fasilitas umum yang berada di kawasan yang terdampak…
Penggalangan dana umumnya dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah maupun kelompok yang membutuhkan…