“Saat ini masih banyak gunakan peralatan tua. Kemudian sistem upaya pemulihan hutan dimana ini masih rendah padahal pengelolaan hutan secara berkelanjutan itu harus berjalan, imbuhnya.
Ditambahkan Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Arostoteles Ap bahwa potensi sumber daya alam di Papua sangat kaya dan seharusnya masyarakatnya tidak miskin tapi lebih karena sistem pengelolaannya.
“Saya pikir kita perlu diberi keleluasaan. Biar jangan bikin malu negara ini sebab kemiskinan itu bikin malu. Ap meminta agar yang ditentukan dan yang diterapkan di lapangan haruslah sama. Operator harus paham dan kerja dengan jujur. Alam memang tidak bicara tapi kalau rusak maka alam Papua akan marah,” bebernya.
Diakui jika terjadi kerusakan maka bisa saja dampaknya bukan pada generasi sekarang melainkan anak cucu. “Tempat kerja itu ibarat piring makan, jika bersih maka akan diisi terus. Tp kalau piring diisi barang busuk, virus bakteri maka piring akan rusak juga sehingga penting untuk kita jaga dan kalau ada rejeki lebih saran kami biarkan itu menjadi nilai sosial untuk penduduk asli Papua,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…