Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos Senin siang, helikopter tersebut disewa oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika untuk membawa empat orang tenaga kesehatan (Nakes).
Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha, saat konfirmasi via WhatsApp pada Senin siang membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kapolres mengatakan, pihak PT Intan Angkasa sedang diarahkan untuk membuat laporan polisi terkait peristiwa ini. “Tapi untuk evakuasinya, tim sudah berangkat ke sana menggunakan tiga helikopter,” jelasnya..
Sementara itu, cuaca ekstrem di Mimika, Papua Tengah menghambat proses evakuasi pilot dan para penumpang helikopter yang diduga diserang KKB di Distrik Alama, Senin (5/8).
“Tim evakuasi yang diberangkatkan menuju lokasi kejadian tidak dapat menjangkau lokasi karena hujan lebat dan kabut yang menyebabkan tim kembali ke Mimika. Bila cuaca telah membaik, rencananya besok baru dilanjutkan kembali upaya evakuasi,” kata Kapolres. (ade/mww/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya S.T.K, MH menyatakan dari hasil olah TKP…
Kepala BPKAD Kabupaten Biak Numfor, Gunadi, S.Sos., M.Si, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja…
Jeck menjelaskan, kegiatan tersebut bukan relokasi besar-besaran, melainkan penggeseran pedagang yang selama ini berjualan di…
Asisten II Sekda Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri, menjelaskan bahwa Program…
Pelaku berinisial F.S. (21) diamannkan setelah Tim Opsnal Sat Reskrim memperoleh informasi keberadaan pelaku di…
Menyikapi persoalan itu, pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pertemuan bersama kepala kampung,…