

kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait
JAYAPURA- Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua, Christian Sohilait, menyebutkan bahwa pihaknya mendapat informasi perihal tiga tahap vaksinasi yang dilakukan. Yang pertama tentunya tenaga kesehatan. Setelah itu barulah vaksinasi di sektor pendidikan.
“Tahap kedua baru ada pada kami. Kita punya tenaga pendidik yang mana guru saja ada 18 ribu, ditambah dengan tenaga kependidikan menjadi 22 ribu, dan ditambah lagi tenaga sektor pendidikan di dinas yang mencapai 6 – 8 ribu,” jelas Christian Sohilait, Rabu (6/1) kemarin.
“Kalau misalnya masuk lagi kepada anak-anak sekolah, maka sekiranya mencapai 600 ribu, termasuk di dalamnya jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB. Kalau ditambah lagi di tingkat perguruan tinggi, maka di Papua ada 4 ribu dosen,” tambahnya.
Kemudian, untuk mahasiswa dari 46 perguruan tinggi dan 3 perguruan tinggi negeri, sekiranya mencapai 41 ribu orang.
“Yang jadi persoalan itu, mulai muncul isu sehingga orang takut dengan vaksin. Kita hampir tiap hari berdiskusi dengan teman-teman di bidang kesehatan. Mereka sosialisasi dengan benar kepada orang yang akan menerima vaksin. Kalau tidak, akan jadi bumerang bagi kita. Namun, intinya, untuk kesehatan dan keselamatan, vaksin itu penting,” pungkasnya. (gr)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…