Categories: BERITA UTAMA

Tiga Pucuk Senjata Rakitan Diamankan

SENPI RAKITAN: Tiga orang anggota Satgas 713/ST saat mengamankan barang bukti Senpi rakitan di Distrik Muara Tami, Senin (4/11). ( FOTO : Satgas 713/ST for Cepos)

JAYAPURA-Satuan Tugas (Satgas) Yonif 713/ST yang bertugas di Pos Bendungan Tami, Distrik Muara Tami menemukan tiga pucuk senjata api (Senpi) rakitan, Senpi rakitan ini ditemukan, saat anggota Satgas Yonif 713/ST melakukan tugas patroli pengamanan perbatasan, Senin (4/11).

Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST, Letkol Inf Dony Gredinand S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol mengatakan bahwa penemuan senjata ini berawal dari keterangan seorang masyarakatasal Kampung Selayar yang sebelumnya meminta izin  ke Pos Bendungan Tami untuk memancing di telaga yang terletak di dalam hutan di dekat Pos Bendungan Tami, Selasa (29/10) lalu.

“Saat memancing  di telaga, warga ini mendengar suara letusan dari arah hutan. Warga tersebut kemudian memutuskan melaporkan hal ini ke Danpos Bendungan Tami, Letda Inf Joshua Prayogi Saragih yang selanjutnya Danpos melaporkannya ke saya (Dansatgas),” ungkap Dony saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (5/11).

Terkait laporan tersebut, Dony langsung memerintah Danpos Bendungan Tami, Letda Inf Joshua Prayogi Saragih untuk melaksanakan patroli keamanan di sekitar telaga.

Pada pelaksanaan patroli yang pertama tanggal 30 Oktober 2019 dan patroli kedua 31 Oktober 2019 tim belum mendapatkan hasil sehingga Dansatgas mengeluarkan perintah untuk melanjutkan patroli keamanan untuk menyisir di sekitar telaga dengan memperluas jarak patroli.

Diakuinya usaha serta jerih lelah para personelnya ini berhasil ketika melakukan patroli, Senin (4/11) sekira pukul 09.00 WIT. “Dalam kegiatan patroli yang dipimpin Wadanpos Sertu Ferian, anggota menemukan tumpukan daun kelapa yang sudah  kering. Tempat tersebut diduga tempat peristirahatan orang yang pernah melintas di dalam hutan. Personel yang melakukan patroli kemudian melapor ke Wadanpos yang selanjutnya memerintahkan untuk mengecek tumpukan daun tersebut,” jelasnya. 

“Setelah dilaksanakan pengecekan ditemukan sebuah karung yang berisi 3 pucuk senjata rakitan yang terdiri dari satu Senpi rakitan laras panjang dan 2 laras pendek,” sambungnya. 

Terkait temuan itu, Wadanpos Sertu Ferian menurut Dony langsung memerintahkan untuk mencatat koordinat dan mengambil dokumentasi. Setelah itu, personel kembali ke pos untuk  mengamankan barang bukti dan melaporkan kepada Danpos Letda Inf Joshua Prayogi Saragih. Selanjutnya Danpos melaporkannya kepada Danki A, Letda Inf Karies P. Simajuntak dan Danki A melaporkannya kepada  Dansatgas.

“Saat ini untuk  barang bukti 3 pucuk senjata rakitan diamankan di Pos Kotis Skouw dan telah dilaporkan kepada komando atas,”tuturnya.

Dansatgas Dony memberikan apresiasi dan meyampaikan terima kasih kepada warga yang telah memberikan informasi. Pihaknya berharap masyarakat yang lain juga mau memberikan informasi ketika melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan yang terjadi di masyarakat. “Jangan takut untuk datang ke Pos. Karena kami TNI datang untuk menciptakan keamanan dan kedamaian,” tambahnya. (kim/nat)

newsportal

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

6 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

7 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

8 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

9 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

11 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

12 hours ago