

Suasana Pelayanan di RSUD Abepura, Rabu (4/9) kemarin, tampak tenaga medis maupun pesien kini mengunakan masker. (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Untuk mencegah penyebaran virus cacar monyet (Monkey Pox) pada tenaga medis, managemen Rumah Sakit Umum Daerah Abepura langsung mengeluarkan edaran internal. Edaran ini berkaitan dengan penggunaan masker bagi seluruh tenaga medis maupun pasien dan pengunjung rumah sakit.
“Edaran ini sifatnya internal, ibaratnya sediakan payung sebelum hujan,” kata Direktur RSUD Abepura, dr. Daisy C. Urbinas, kepada Cendrawasih Pos, Rabu (4/9) kemarin.
Edaran penggunaan masker ini dikeluarkan Selasa (3/9) kemarin pasca beredar edaran semua tenaga medis, pasien maupun pengunjung RSUD Abepura harus menggunakan masker. “Memang sampai saat ini belum masuk ke Papua, tapi kami antisipasi jangan sampai terlena seperti Virus Corona,” ujarnya.
Langkah lain yang diambil, pihaknya langsung membentuk tim khusus penanganan Virus Cacar Monyet. “Tim ini sudah dibentuk, ke depannya kita akan rapat untuk bahas sistem kerjanya seperti apa,” jelas Daisy.
Lebih lanjut, meski virus ganas ini belum masuk di Papua, dan pemerintah provinsi Papua belum mengeluarkan edaran atau imbauan terkait langkah langkah penangan virus cacar monyet tersebut, namun managemen RSUD Abapura tetap mengambil langkah dengan menyiapkan satu ruangan khusus untuk penanganan pasien yang terjangkit.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…