Categories: BERITA UTAMA

Update Penyakit Tropic Infeksi, IDI Gelar Simposium

JAYAPURA-Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua menggelar Rapat kerja (Raker) dan symposium di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu, (4/2). Ketua IDI Papua dr.Donal Willem Aronggear, mengatakan Raker tersebut membahas program kerja untuk tahun 2023, dimana program kerja ini sesuai dengan AD/ART IDI Papua.

  Raker tersebut dalam rangka mempersiapkan segala program kerja, sehingga semua pengurus IDI di masing masing bidang harus mempersiapkan program kerjanya masing masing dengan matang. “Rapat ini melibatkam seluruh pengurus IDI baik cabang maupun wilayah,” kata dr. Donald.

  Raker ini juga kata dr. Donal untuk memikirkan masa depan masyarakat yang ada di tanah Papua, terutama terkait peran dokter dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya berbagai permsalahan di Papua salah satunya kekurangan fasilitas kesehatan, sehingga dalam rangka mematangkan persiapan untuk pelayanan kepada masyarakat, maka pihaknya menyelenggarakan rapat kerja.

  “Rapat kerja hari ini pentingnya memikirkan masyarkat, sehingga kedepannya para Nakes di Papua dapat bekerja dengan baik,” ujar dr. Donal.

  Ia mengharapkan dengan adanya Raker ini, segala bentuk persoalan yang ada di internal IDI dapat menemukan titik terang sehingga kepengurusan IDI kedepan dapat berjalan maksimal. “Di awal tahun ini kita harus mematangkan segala persiapan, sehingga dalam pelaksananya kedepan tidak ada kendala,” ungkapnya.

  Sementara itu dr. Nikanon Wonatorery selaku Ketua Panitia Kegiatan mengatakan selain Raker IDI Papua, juga mengadakan kegiatan Simposium.  Simposium ini kata dia sebagai upaya untuk mengupdate penyakit tropic infeksi seperti malaria dan demam berdarah kepada para dokter muda.

  Ia menjelaskan pelaksanaan simposium sebagai penyergaran terhadap para dokter muda, terhadap penyakit tropkck infeksi, tentu tengan kegiatan tersebut, setiap peserta yang hadir akan dapat mengetahui segala perkembangan tentang penyakit tropic infeksi.   

  “Kegiatan ini kami libatkan para dokter muda, seperti doker umum, spesialis, dan pengurus IDI sendiri,” kata Nikanon.

  Semoga dengan kegiatan ini bisa menambah informasi bagi dokter muda, kita yang ada di Papua,” pungkasnya. (rel/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUAIDI

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

18 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

18 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

22 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

23 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

1 day ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

1 day ago