Categories: BERITA UTAMA

Masih Fluktuatif, Potensi Gempa Masih Ada

Informasi Bukan dari BMKG Jangan Dijadikan Acuan

JAYAPURA- Kepala BMKG Wilayah V Jayapura Yustus Rumakiek mengatakan, tidak ada satupun teknologi canggih di dunia ini yang bisa memprediksi kapan gempa itu terjadi dan kapan gempa itu berhenti, namun pihaknya akan selalu memantau trend dari pada gempa itu.

“ Untuk hari ini (kemarin-red) gempa yang dirasakan sudah mulai menurun namun kita belum bisa pastikan gempa itu akan berakhir namun kita selalu pantau trendnya. Jadi kalau gempa yang kita rasakan hari dan  kemarin cukup banyak, kita tahu bagaimana struktur bantuan sangat rapuh, jadi jika struktur bantuan itu rapuh sehingga itu memicu energi dalam batuan untuk bergerak dia akan mencari bagaimana sampai energi terserap habis, dimana batuan batuan rapuh itu bisa terisi semua penuh, maka tren itu akan menurun dan sekarang trend masih fluktuatif sehingga potensi gempa masih ada,’’ungkapnya usia melakukan Rakor terkait penanggulangan gempa Pemkot Jayapura bersama Forkopimda di aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (5/1)kemarin.

Yustus menjelaskan, dengan kejadian gempa masyarakat tidak perlu panik namun tetap siaga dan waspada serta jangan lupa selalu berdoa. Pihaknya  juga terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan berita hoax yang dilontarkan orang tidak bertanggung jawab sehingga masyarakat jadi resah.

  “Kami berharap apapun informasi yang bukan dari BMKG jangan dijadikan suatu acuan untuk memicu keresahan di masyarakat dan kami selalu menginformasikan informasi BMKG selalu terupdate, termasuk jika ada yang mau informasi dengan datang silakan bisa di kantor kami di entrop atau di station Dok II Kemaritiman dan ada juga di  stasiun kami di  angkasa, kami akan memberikan informasi tepat akurat dan terpercaya sehingga informasi yang disampaikan ke masyarakat valid,’’bebernya.

  Yustus berharap komponen masyarakat maupun jajaran tingkat RT/RW,kelurahan, distrik dan pihak keamanan diminta bersama-sama melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan informasi yang valid dari BMKG. Dan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana dalam memitigasi gempa sebenarnya BMKG juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui suatu program sekolah lapang geofisika yang dilaksanakan setiap tahun.

“Kami lakukan dimana sekolah lapang geofisika mengedukasi kepada masyarakat bagaimana proses mengevakuasi saat gempa, tentu pertama jangan panik, usahakan cari tempat aman, hindari bangunan besar atau duduk di bawah meja jika memang berada di atas Gedung yang sulit dijangkau untuk turun, setelah aman bisa cari tempat yang aman.

  Sementara itu, memang gempa pertama kali dirasakan M 4.9 ini terjadi di daratan kemudian M 5,4 terjadi di lautan sehingga getaran terasa sekali, namun potensi terjadi tsunami magnetudonya di atas 6,5 jika tidak tentu tidak berpotensi tsunami.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

39 minutes ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

2 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

3 hours ago

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

4 hours ago

Bina Mental dan Iman, Pemkot Lanjutkan Program Umrah

Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…

5 hours ago

KKN FEB Uncen Edukasi Tata Kelola Keuangan di Kampung

   Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…

6 hours ago