

JAYAPURA-Kepolisian Sektor (Polsek) Abepura terus melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku pengeroyokan yaitu berinisial MR (20), YM (26) dan ARR (20) yang menyebabkan korban Piter Smas (24) meninggal dunia di Padang Bulan, Distrik Heram, Kota Jayapura, Rabu (3/12).
Status ketiga terduga pelaku menurut Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav Urbinas melalui Kapolsek Abepura, AKP. Clief Gerald Philipus masih dalam pemeriksaan oleh tim Reskrim dari Polresta Jayapura Kota dan Polsek Abepura.
“Untuk tiga orang terduga pelaku ini masih dalam pemeriksaan dan belum ditetapkan sebagai tersangka,” katanya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, melalui telepon selulernya, Jumat (4/12).
Sementara itu, untuk kasus pembakaran asrama PGSD Uncen yang diduga dibakar oleh keluarga korban lantaran tidak terima dengan kematian korban sendiri, pihak kepolisian sudah mengamankan 6 orang dan kini statusnya masih sebagai saksi dalam pemeriksaan.
“Untuk kebakaran asrama PGSD sendiri kita sudah amankan 6 orang. Saat ini masih dalam pemeriksaan dan status mereka masih sebagai saksi,” ucapnya.
Duwith menyampaikan, jika para terduga pelaku pengeroyokan dan pembakaran asrama PGSD ini dari hasil pemeriksaan terbukti melakukan tindak pidana, maka akan dinaikan status menjadi tersangka dan akan diproses hukum lebih lanjut.
“Jika dari hasil pemeriksaan terbukti, maka kami akan naikan statusnya menjadi tersangka, baik dalam kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia maupun kasus pembakaran asrama PGSD,” ujarnya.
Untuk saat ini, Duwith menyatakan situasi dan kondisi sudah aman kembali. Namun, untuk tetap menjaga dan mewujudkan keamanan, maka pihaknya bersama Koramil Abepura terus berkoordinasi dengan para orang tua di Jayapura, sehingga ikut bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas di wilayah hukum Abepura.
“Kita terus berkoordinasi dengan para tokoh-tokoh yang menjadi orang tua di Jayapura, sehingga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat, pasca kejadian yang terjadi tersebut,” katanya.
Untuk korban Piter Smas sendiri telah dikirimkan hari ini (kemarin-red) kepada keluarga di Biak Utara Kabupaten Biak Numfor untuk dimakamkan.
“Sudah kita kirim jenazah korban ke Biak Numfor kepada keluarga, untuk dibawa dan dimakamkan di kampungnya di Biak Utara,” tandasnya. (bet/nat)
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…
Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…
Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…
Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…
Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…