

Titus Bonai, winger Persipura melakukan selebrasi usai berhasil mencetak gol ke gawang tim Persela pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin (15/9). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
2 Persipura Jayapura vs PSIS Semarang 0
JAYAPURA-Persipura Jayapura akhirnya berhasil meraih kemenangan pasca mengalami masa sulit di lima pertandingan secara beruntun tanpa kemenangan dalam kompetisi Shopee Liga 1 2019.
Kemenangan yang diraih di pekan ke-30 atas tamunya PSIS Semarang dengan skor 2-0 di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (4/12) sore kemarin, didedikasikan untuk dokter tim Persipura Jayapura, dr. Agustinus Heatubun yang tutup usia 30 November 2019.
Tambahan tiga poin membuat Mutiara Hitam kembali menempati peringkat dua klasemen sementara dengan mengemas 47 poin. Menggeser Borneo FC yang memiliki 46 poin.
Dua gol kemenangan tim berjuluk Mutiara Hitam itu diciptakan lewat Titus Bonai ketika pertandingan baru berjalan 8 menit, yang kemudian digandakan oleh Mamadou Samassa dimenit 73′.
Lima pertandingan tanpa kemenangan membuat anak-anak Mutiara Hitam tampil all out. Sejak menit pertama dibunyikan, para penggawa Persipura menampilkan permainan menyerang. Alhasil mereka berhasil menciptakan dua gol dan mengamankan tiga poin.
Sang pelatih, Jacksen F. Tiago mengatakan bahwa kegagalan dalam lima pertandingan secara beruntun merupakan momentum kebangkitan timnya dalam pertandingan.
“Kita bisa mendapat hasil maksimal, lima pertandingan tidak bisa dapat kemenangan, bukan perkara mudah, butuh perjuangan untuk meraih kemenangan ini,” ungkap Jacksen dalam konferensi persnya usai pertandingan kemarin.
Pelatih asal Brasil itu juga membeberkan, jika dirinya juga meminta para pemainnya tampil enjoy dengan melupakan hasil buruk dalam lima pertandingan. “Saya coba memberi materi latihan yang simpel, sehingga pemain enjoy dan lebih efektif dalam aliran bola. Hari ini (kemarin, red) aliran bola lebih baik dari pertandingan sebelumnya,” ujarnya.
“Saya juga tidak membebani mereka dengan kegagalan kemarin sehingga kami berikan metode latihan yang simpel. Itu yang saya coba dan bersyukur berhasil dengan baik. Kuncinya menciptakan suasana tidak tegang pasca kegagalan,” katanya.
Pelatih berusia 51 tahun itu juga menuturkan, bahwa kemenangan ini mereka dedikasikan untuk almarhum dr. Agustinus Heatubun yang tutup usia 30 November 2019.
“Pemain bermain baik dan disiplin, punya kenginan besar untuk meraih kemenangan. Hasil ini sangat berarti bagi kami pasca kejadian dokter kami (dr Agustinus Heatubun) dan hari ini bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan,” katanya.
Senada dengan itu, pemain muda Persipura Jayapura, Gunansar Mandowen juga mengatakan hal yang sama. Ia bersama dengan rekan-rekannya memberikan kemenangan mereka untuk almarhum dr. Agustinus Heatubun.
“Sore ini (kemarin,red) kami bermain sangat baik. Saya bersyukur bisa meraih kemenangan, dan kemenangan ini kami persembahkan untuk kaka dokter (Agustinus, red) dan masyarakat Papua,” tandasnya.
Dengan hasil ini, Persipura memiliki kans besar untuk meraih tiket play off Piala Asia apabila Persipura mampu mempertahankan posisi mereka hingga akhir musim.
Diketahui, dengan kemenangan ini, Persipura kini hanya menyisahkan empat pertandingan kontra Bali United, Kalteng Putra, Barito Putera dan Borneo FC. (eri/nat)
Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…
emerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program…
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus melakukan berbagai untuk memprimosikan keunggulan-keunggalan sektor pariwisata. Kali ini adalah…