

Aloysius Giay. (foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura akhirnya angkat bicara perihal stok cairan yang habis. Direktur RSUD Jayapura, drg Aloysius Giay menyebut tak ada unsur kesengajaan dari pihak rumah sakit terkait dengan habisnya stok cairan yang disampaikan para pasien cuci darah tersebut. Hanya saja kata dia, belakangan ini pasien membludak di rumah sakit sehingga dengan sendirinya kebutuhan juga meningkat.
“Ini hanya karena terlambat datang saja, bahan yang kami siapkan sebenarnya banyak namun pasien di rumah sakit belakangan ini membludak akibatnya stok itu cepat habis. Stoknya sementara dalam perjalanan dan tanggal 14 September sudah tiba di Jayapura,” ucap Aloysius Giay saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (3/9).
Aloysius mengklaim stok cairan yang cepat habis dikarenakan hanya RSUD Jayapura satu satunya rumah sakit di Jayapura sebagai tempat cuci darah.
“Intinya tidak ada unsur kesengajaan dari pihak RSUD Jayapura dan stoknya sudah menuju ke Jayapura,” ujarnya.
Sembari menunggu datangnya stok cairan tersebut, Aloysius menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan kerjasama dengan beberapa rumah sakit dan mulai Rabu (4/9) sudah ada pelayanan.
Page: 1 2
Menanggapi aspirasi para petani, Menteri Pertanian langsung menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas keterbatasan…
Di kota ini, angkutan umum khususnya angkot atau taksi lokal bukan sekadar sarana mobilisasi, melainkan…
Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S,IP, M.KP meminta Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan…
Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur meminta Gubernur Papua Pegunungan segera memberikan teguran…
Mediasi mempertemukan Buang Mahuze yang mengaku sebagai pewaris hak ulayat atas tanah tersebut dengan Kepala…
Serah terima tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penguatan birokrasi di provinsi termuda…