Lebih lanjut Jubir Pengadilan Agama Jayapura itu membeberkan jumlah perkara yang dimediasi sepanjang Tahun 2025, sebanyak 64 perkara, akta perdamaian atau putusan sebanyak (0) perkara, tidak berhasil 12 perkara, berhasil sebagian 42 perkara, berhasil (0) perkara, berhasil dengan pencabutan (17) perkara, tidak dapat dilaksanakan (8) perkara, masih dalam proses (0) perkara.
Tak hanya itu, PA Jayapura juga masih memiliki sebanyak enam (6) perkara perceraian yang belum terselesaikan, dan akan dilanjutkan prosesnya pada tahun 2026.
Menurut Abdul, mayoritas pemohon perceraian berasal dari usia produktif, khususnya rentang 30 hingga 35 tahun.
“Yang paling banyak mengajukan cerai itu usia produktif. Mungkin karena emosi belum stabil,” ungkapnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Selatan…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…
Mewakili puluhan anggota dewan tersebut,Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Simon Walilo, menegaskan bahwa dari…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyatakan bahwa penanganan wilayah pedalaman dan pegunungan membutuhkan pendekatan…
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…