Categories: BERITA UTAMA

Pembentukan Tim Siaga Bencana Masih Belum Perlu

Maksimalkan Koordinasi dengan TNI/Polri, dan Stakeholder Lainnya

JAYAPURA – Hingga kini, gempa susulan masih terjadi di wilayah jayapura. Warga pun kerap dibuat panik dengan gempa tersebut belum lagi soal informasi hoax yang kerap dibagikan orang orang yang tidak bertanggung jawab.

Lantas, bagaimana dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua dalam menghadapi bencana tersebut ? Kepala BPBD Provinsi Papua, Welliam R Manderi menyebut, pembentukan tim adalah bagian yang penting.

Namun lanjut Manderi, yang penting semua waspada terlepas dari bagaimana tim-tim yang akan melaksanakan tugas atau mengimbau ke masyarakat supaya tetap waspada.

“Kita punya gerakan terpadu penanggulangan tanggap darurat bencana. Dimana ada tim tim yang akan melaksanakan tugas tugas mereka, tetapi dalam situasi gempa seperti ini ada komunikasi yang kita bangun baik BPBD dengan BMKG tetapi juga dengan TNI-Polri dan  forum-forum yang bisa membackup dalam ragka memberikan mitigasi penguatan kepada masyarakat berkaitan dengan gempa,” tutur Manderi saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (4/1).

Dengan begitu kata Manderi, masyarakat paham dan mengerti sehingga dapat mengurangi rIsiko dampak dari bencana gempa yang terjadi.

Menurut Manderi, untuk pembentukan tim belum dilakukan sebab situasi ini masih berlanjut. Yang terpenting tim-tim yang ada saling berkomunikasi dan berkolaborasi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Kami di BPBD Papua tetap memberikan informasi dan membantu pemerintah kota untuk menyampaikan informasi berkaitan dengan bencana gempa yang sampai dengan saat ini masih terus terjadi,” kata Manderi.

Dikatakan Manderi, pihaknya terus memberikan informasi kepada masyarakat melalui informasi dari BMKG. Ia berharap teman teman di kota juga selalu menyampaikan ke masyarakat agar menghindar dari bangunan bangunan yang retak.

“Gempa masih terus terjadi, sehingga masyarakat diminta selalu waspada dan hati hati. Khusus mereka yang sedang masak kalau bisa kompor dimatikan, aliran listrik dipadamkan  sebab bisa berpotensi terjadinya kebakaran,” imbau Manderi.

Ia pun tak memungkiri jika pada Selasa (3/1) hingga Rabu (4/1) dini hari, akibat panik ada beberapa warga di areal dok yang mengungsi di beberapa titik seperti di ATR/BPN, Kantor  Dinas P dan P, sepanjang jalur Dok IX, Pasar Inpres Dok IX.

“Kepala warga yang sempat mencari tempat aman sudah saya sampaikan ke mereka untuk tidak panik,” ucapnya.

Manderi berharap potensi gempa susulan segera berakhir, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa tanpa dipenuhi kecemasan.

“Jika masih ada potensi gempa susulan yang lebih besar, kita juga sudah memikirkan membuat titik kumpul dan mereka (warga-red) bisa diamankan di suatu tempat supaya mereka merasa aman,” kata Manderi.

Ia juga meminta warga untuk tidak panik dan mudah percaya dengan informasi dari sumber yang tidak bertanggung jawab. Sebagaimana informasi yang bisa dipertanggung jawabkan kata  Manderi adalah BMKG. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

1 day ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

1 day ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

1 day ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

1 day ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

1 day ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

1 day ago