Hanggar menjelaskan bahwa ISBI Tanah Papua memiliki dua jurusan, yaitu Jurusan Seni Pertujukan membawahi Program Studi Seni Musik dan Program Studi Seni Tari. Sementara Jurusan Seni Rupa dan Desain mengampuh Program Studi Kriya Seni, Seni Lukis, dan Desain Komunikasi Visual.
Adapun ditahun ajaran baru 2026 mendatang ISBI Tanah Papua akan memiliki program studi baru, namun belum disebutkan secara detail. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dan semangat baru kampus dalam mewujudkan generasi emas 2045 ditanah Papua.
Lanjut rektor menerangkan kehadiran ISBI di Tanah Papua sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan seni dan budaya. Mengingat di Papua memiliki begitu besarnya potensi seni budaya yang terdapat ratusan suku bangsa yang tersebar di tujuh wilayah adat di Tanah Papua.
“Sehingga dengan hadirnya kampus ISBI ini dapat memastikan bahwa pelestarian dan mengangkat potensi seni budaya oleh mahasiswa yang diharapkan dapat melanjutkan keberlangsungan seni budaya Tanah Papua,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…